Connect With Us

Musim Kemarau, 3 Pintu Air Cisadane Tangerang Rusak

Denny Bagus Irawan | Rabu, 8 Juli 2015 | 15:27

Bendungan Pintu Air 10 Kota Tangerang (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)

 

 

TANGERANG-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah melakukan inspeksi mendadak ke pintu Air 10 Cisadane Tangerang .

Dalam inspeksi yang bertujuan untuk mengetahui debit air sungai Cisadane tersebut, dia menemukan pintu air dalam keadaan rusak.

“Iya tadi pas lagi lihat ke pintu air 10, ada tiga pintu air yang rusak di sana. Semoga saja cepat bisa diperbaiki, sebab bahaya sekali kalau sampai tak segera,” ujar Arief yang menyempatkan diri datang ke markas Pokja Wartawan Harian Tangerang di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang.

 


Arief juga mengungkapkan kondisi  air Cisadane saat ini dalam kondisi kering. “Debitnya jauh sekali, ini akan menjadi kemarau terpanjang  dari biasanya,” ujar Arief.

 

KOTA TANGERANG
DLH Kota Tangerang Bakal Tambah 3 Fasilitas RDF Baru Tahun Ini

DLH Kota Tangerang Bakal Tambah 3 Fasilitas RDF Baru Tahun Ini

Selasa, 7 Juli 2026 | 16:51

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang kini mengebut sejumlah proyek strategis, salah satunya rencana pembangunan tiga fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) baru, pada tahun 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

KAB. TANGERANG
Belum Padam, 192 Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin Masih Tinggal di Pengungsian

Belum Padam, 192 Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin Masih Tinggal di Pengungsian

Selasa, 7 Juli 2026 | 14:06

Kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, yang sudah berlangsung selama delapan hari masih belum padam.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill