Connect With Us

Telan Angka Fantastis Rp4,1 Miliar, Pembangunan Estetika Jembatan UNIS Disorot DPRD Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 23 Agustus 2015 | 16:04

Pembangunan perbaikan estetika Jembatan UNIS Kota Tangerang mendaoat sorotan DPRD setempat lantaran angkanya dinilai fantastis. (Dira Derby / TangerangNews)

TANGERANG-Proyek estetika Jembatan Universitas Syekh Islam Yusuf (UNIS)  yang menghubungkan Kecamatan Tangerang,  dengan Karawaci di Kota Tangerang dinilai sebagai bentuk pemborosan. Pasalnya proyek tersebut menghabiskan dana sebesar Rp4,1 miliar dari APBD.

Hal itu dikatakan Ketua Komisi 4 DPRD Kota Tangerang Apanudin, Minggu (23/8). Menurutnya, pembangunan estetika jembatan UNIS tidak memberikan dampak yang baik bagi masyarakat.

"Desainnya yang menurut kami biasa saja dan terlalu menghabiskan anggaran, lebih baik dananya untuk program lain yang bermanfaat untuk masyarakat," tukasnya.

Apanudin menambahkan, pembangunan estetika dilakukan sebanyak tiga tahap dan menghabiskan dana hampir Rp4,1 miliar.
Dia menyarankan, estetika lebih baik dibangun dengan konsep dan anggaran yang tidak terlalu besar.
"Nilainya besar sekali, tetapi hasilnya gitu aja, sangat biasa," ujarnya.

Politisi asal Partai Gerindra ini juga menyarankan kepada Pemkot Tangerang untuk melakukan pembangunan di sektor infrastruktur yang mendesak seperti memperbaiki jalan dan bangunan gedung sekolah.

“Masih banyak infrastruktur yang perlu diperbaiki,lebih penting dari sekedar menghias jembatan,”ungkap Apanudin.

Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga dan Sumber  Daya Air (DBMSDA) Kota Tangerang Iksan mengatakan, proyek tersebut merupakan perencanaan dari tahun 2012,  kemudian tahun 2013 dimulai dengan tahap strukturnya.

Dikatakannya proyek tersebut dilakukan untuk mempercantik jembatan sesuai apa yang diinginkan oleh Wali Kota Tangerang agar terlihat unik dan menarik.

“Sesuai arahan Pak Wali. Ada dua jembatan yang dipercantik estetikanya yaitu Jembatan UNIS dan Lio Baru,”ujar Iksan.
Sementara Kepala Dinas DBMSDA Kota Tangerang Nana Trisyana mengatakan,  bahwa saat ini proyek estetika untuk jembatan Unis  akan segera dilanjutkan pembangunannya tahap akhir yang akan dimulai pada bulan Agustus 2015 ini.
"Saat ini pihak kontraktor sedang dalam tahap pengerjaan dengan melakukan mobilisasi alat-alat dan bahan bangunan menuju ke lokasi jembatan," tuntasnya.


TANGSEL
BRIN Serpong Bikin Sepatu Karet Seharga Rp75 Ribuan untuk Siswa Sekolah Rakyat

BRIN Serpong Bikin Sepatu Karet Seharga Rp75 Ribuan untuk Siswa Sekolah Rakyat

Jumat, 7 Agustus 2026 | 07:00

Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) BRIN di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), merancang sepatu berbahan dasar karet yang memiliki bobot ringan, nyaman digunakan, serta ramah di kantong.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

BANDARA
Kursi Penerbangan Capai 3,32 Juta, Bandara Soetta Tempati Peringkat Kedua Tersibuk di Asia Tenggara

Kursi Penerbangan Capai 3,32 Juta, Bandara Soetta Tempati Peringkat Kedua Tersibuk di Asia Tenggara

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:30

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang mencatatkan posisi sebagai bandara tersibuk kedua di kawasan Asia Tenggara, berdasarkan laporan OAG Southeast Asia Aviation Market edisi Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill