Connect With Us

Sering Banjir, DPRD Banten Salahkan Pengembang di Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 6 September 2015 | 17:07

Diguyur Hujan, Kota Tangerang Banjir & Macet Parah (Dira Derby / TangerangNews)

 

TANGERANG-DPRD Provinsi Banten menduga banyak developer properti di Kota Tangerang seperti apartemen, hotel maupun perumahan mengabaikan Analisis dampak lingkungan (AMDAL). Hal tersebut ditenggarai menjadi penyebab sering terjadinya banjir di sejumlah kawasan Kota Tangerang.

 

Hal itu dikatakan Anggota Komisi II DPRD Provinsi Banten Dapil Kota Tangerang Asep Hidayat, Minggu (6/8). Menurutnya, salah satu lokasi yang kerap banjir adalah tempat tinggalnya di Perumahan Bona Sarana Indah, Kebon Nanas, Kecamatan Tangerang. Bahkan banjir semakin parah setelah bertambahnya pembangunan properti di wilayahnya.

 “Disini setiap hujan sebentar pasti banjir, padahal dulu tidak begini,” katanya.

 Dikatakan Asep, penyebab banjir tidak lepas dari pengaruh pembangunan properti di Kota Tangerang. Pasalnya setiap pembangunan memiliki potensi dampak cukup besar bagi lingkungan serta warga pemukimaan disekitarnya.

 "Dikawasan sekitaran wilayah sini itu, luar biasa banyak. Kecurigaan kami kepada pembangunan seperti Ayodhya, hotel dan apartemen yang persis di dekat RS Awal Bros, adalah sangat wajar,” jelasnya.

 Dirinya pun mempertanyakan proses perizinan terhadap pembangunan properti yang dilaksanaan Pemkot Tangerang. Dia ingin adanya transparansi dari Pemkot, karena dikhawatirkan ada kecurangan-kecurangan yang tentunya akan merugikan masyarakat, baik langsung dirasakan maupun dalam waktu jangka panjang kedepannya.

 

“Itu hak kami, untuk mengetahui sejauh mana perizinannya. Semua harus jelas dasar kajiannya, misalnya tandon, pel banjir, amdal lalin, kemudian kalau saya sebagai anggota dewan, tentu harus melihat juga, dampak positif disisi komitmen mengenai rekrutmen tenaga kerja bagi warga sekitar, pemanfaatan air bawah tanahnya juga,” tukas Asep.

 

Menurutnya, segala saran dan kritik yang kerap dilayangkannya ini, tak lain adalah bentuk upaya pengawasan, baik sebagai masyarakat maupun mewakili masyarakat itu sendiri, agar arah pembangunan di kota bertajuk Aklahkul Karimah berjalan lebih baik, sesuai dengan dengungan konsep LIVE City.

 

“Artinya, kami ingin pemerintah melihatnya jauh, jangan hanya pada sisi menguntungkan bagi pihak swastanya saja. Dinas Perijinan, harus lebih transparan dan Pemkot Tangerang, harus lebih transparansi dan benar-benar mencermati ketentuan seluruh aturan, dalam memberikan perijinan pembangunan kepada pihak developer atau pengembang," tegasnya.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

KOTA TANGERANG
Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:28

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.

HIBURAN
Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Meriahkan Halloween di Tangerang, RJ’s Sports Bar & Grill Hadirkan MIDNIGHT SPELL 

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:36

ARYADUTA Lippo Village, Tangerang, menghadirkan perayaan Halloween bertajuk MIDNIGHT SPELL: A Night of Music, Magic & Mystery pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill