Connect With Us

Bom Meledak, Garis Polisi Sudah Dilepas di Kantin Mall Alam Sutera

Rusdy | Kamis, 29 Oktober 2015 | 12:16

Pasca terjadinya ledakan bom di toilet kantin karyawan, lantai LG , Mall@Alam Sutera, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, hari ini tak lagi tampak garis polisi di kantin tersebut. (Dira Derby / Tangerangnews)

 

 

TANGERANG-Pasca terjadinya ledakan bom di toilet kantin karyawan, lantai LG, Mall@Alam Sutera, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, hari ini tak lagi tampak garis polisi di kantin tersebut.

 

Terlihat hanya bagian toilet yang masih di pasang garis polisi , sedangkan petugas kepolisian juga tak tampak di lokasi kejadian. Hanya petugas pengamanan dari pihak mal Alam Sutera saja  yang berjaga.

 

 

Tetapi sejumlah karyawan yang masuk kerja menyatakan, sebenarnya mereka masih trauma atas kejadian kemarin saat bom meledak sekitar pukul 12.05 WIB. “Mau tak mau wajib kerja, padahal masih takut juga saya,” kata Suryana seorang karyawan di kantin tersebut.

 

Menurut Suryana, sejumlah karyawan kantin diminta oleh bos mereka untuk menunggu, guna memastikan apakah hari ini dapat bekerja kembali atau tidak. “Kita disuruh cari tahu, makanya nih apakah masih steril apa enggak, apa sudah bias kerja lagi apa enggak belum tahu,” katanya.

 

 

Namun, untuk aktifitas hari ini sejumlah kantin terlihat sudah mulai buka. “Kita masih deg-deg-an sampai sekarang, tetapi ya harus kerja,” kata Ayu seorang pegawai rumah makan lainnya.

 

Seperti diketahui, terjadinya ledakan bom di mal ini merupakan peristiwa kedua kalinya, dimana pada Juli 2015 lalu juga pernah terjadi ledakan di toilet pengunjung. Meski tak ada korban jiwa, karyawan mal mengaku tetap khawatir perstiwa akan terjadi kembali. “Meski katanya pelaku sudah ditangkap, tapi tetap kami takut juga,” katanya.

 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Liburan ke Tanjung Lesung Banten Kini Bisa Naik Bus Damri dari Bandara Soetta, Ini Jadwal dan Tarifnya

Liburan ke Tanjung Lesung Banten Kini Bisa Naik Bus Damri dari Bandara Soetta, Ini Jadwal dan Tarifnya

Jumat, 9 Oktober 2026 | 20:02

Akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, kini semakin praktis. Perum DAMRI secara resmi mengoperasikan rute pemadu moda baru yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang langsung ke Tanjung Lesung

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill