Connect With Us

Korban Bom Alam Sutera Bekerja Sebagai Koki

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 29 Oktober 2015 | 14:18

Kantin Rumah Makan Borneo tempat korban bom Alam Sutera bekerja. (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)

 

TANGERANG-Nofianto alias Fian, korban ledakan di toilet pria kantin karyawan Mall @ Alam Sutera pada Rabu (28/10) kemarin, diketahui bekerja sebagai koki di Kantin Borneo. "Dia sudah sudah bekerja sekitar satu tahun. Dia koki di sini. Masak- masakan seperti nasi goreng, mie goreng, kuwetiaw dan lain-lain," kata Aan, pengelola Kantin Borneo.

 

Fian merupakan warga asal Bangka yang kini mengontrak di Kawasan Kampung Kelapa, Keluahan panunggangan Timur, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Saat ledakan terjadi, Fian ketika itu tengah buang air besar di dalam toilet. Akibatnya dia mengalami luka memar dan lecet di kaki kiri karena pecahan tempat sampah plastik.

 

"Kejadiannya saat jam istirahat, pas lagi ramai karyawan yang makan siang. Jam segitu enggak biasanya dia ke toilet," kata Aan. Menurutnya, kondisi Fian yang dirawat di RS Omni susah dalam keadaan baik. Namun dia belum bisa menjenguk Fian lantaran dilarang pihak Kepolisian. "Dia masih dijaga polisi. Belum bisa dikunjungi," jelasnya.

BANTEN
Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar

Mulai Dibangun, DPD RI Banten Bakal Punya Kantor Baru Senilai Rp10 Miliar

Rabu, 5 Agustus 2026 | 21:14

Pembangunan Kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Banten mulai berlangsung di Kota Serang, Rabu, 5 Agustus 2026.

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill