PSEL Jadi Magnet Investor, PLN Jamin Pembelian Listrik hingga 30 Tahun
Kamis, 23 Juli 2026 | 21:50
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) semakin menarik perhatian investor dari dalam maupun luar negeri.
TANGERANG-Masyarakat Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas yang mengambang di Sungai Cisadane, Sabtu (31/10).
Mayat pria yang diduga korban pembunuhan itu tersangkut diantara sampah yang menumpuk di bawah Jembatan UNIS, tak jauh dari pemakaman Tanah Gocap.
Mayat korban pertama kali ditemukan oleh Alex saat melintas di atas jembatan UNIS. Di amelihat sesosok tubuh manusia yang mengambang diantara tumpukan sampah. "Dari jauh tidak jelas karena posisinya diantara sampah. Begitu saya dekati ternyata benar mayat manusia," Ungkapnya.
Alex yang terkejut lalu meminta tolong warga sekitar. Lokasi penemuan mayat pun dipenuhi penduduk yang penasaran ingin melihat mayat tersebut. Menurut Alex, warga tidak ada yang mengenali sosok mayat itu. Dia menduga korban terbawa arus sungai Cisadane dari Bogor. "Bukan orang sini. Tidak ada identitasnya juga," ungkapnya.
Saat ditemukan, kondisi mayat sudah bengkak dan mengenakan kaos hitam dipadu celana panjang hitam. Diperkirakan, lelaki yang sudah tak bernyawa tersebut berusia sekitar kurang lebih 35-40 tahun.
Tak lama kemudian, pihak kepolisian mengevakuasi jasad tersebut. Kini mayat lelaki nahas tersebut telah berada ke RSUD Tangerang guna diautopsi guna mengetahui penyebab kematiannya.
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) semakin menarik perhatian investor dari dalam maupun luar negeri.
TODAY TAGKabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja
Polresta Tangerang menyelidiki pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terlibat baku tembak dengan polisi di kawasan di Citra Raya, Panongan, Kabupaten Tangerang, Jumat, 24 Juli 2026.
Para perumus kebijakan dengan visi menembus galaksi bimasakti menggagas kewajiban suci bagi seluruh dosen perguruan tinggi untuk memiliki kualifikasi akademik sekurang kurangnya strata tiga.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews