Connect With Us

Mayat Pria Mengambang Diantara Tumpukan Sampah

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 1 November 2015 | 19:58

Lokasi penemuan mayat (tangerangnews.com / Rangga A. Zuliansyah)

TANGERANG-Masyarakat Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas yang mengambang di Sungai Cisadane, Sabtu (31/10).

 

Mayat pria yang diduga korban pembunuhan itu tersangkut diantara sampah yang menumpuk di bawah Jembatan UNIS, tak jauh dari pemakaman Tanah Gocap.

 

Mayat korban pertama kali ditemukan oleh Alex saat melintas di atas jembatan UNIS. Di amelihat sesosok tubuh manusia yang mengambang diantara tumpukan sampah. "Dari jauh tidak jelas karena posisinya diantara sampah. Begitu saya dekati ternyata benar mayat manusia," Ungkapnya.

 

Alex yang terkejut lalu meminta tolong warga sekitar. Lokasi penemuan mayat pun dipenuhi penduduk yang penasaran ingin melihat mayat tersebut. Menurut Alex, warga tidak ada yang mengenali sosok mayat itu. Dia menduga korban terbawa arus sungai Cisadane dari Bogor. "Bukan orang sini. Tidak ada identitasnya juga," ungkapnya.

 

Saat ditemukan, kondisi mayat sudah bengkak dan mengenakan kaos hitam dipadu celana panjang hitam. Diperkirakan, lelaki yang sudah tak bernyawa tersebut berusia sekitar kurang lebih 35-40 tahun.

 

Tak lama kemudian, pihak kepolisian mengevakuasi jasad tersebut. Kini mayat lelaki nahas tersebut telah berada ke RSUD Tangerang guna diautopsi guna mengetahui penyebab kematiannya.

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill