Connect With Us

Helin yang tolak IPTU Budi diawasi Polisi Tangerang

Denny Bagus Irawan | Senin, 2 November 2015 | 12:05

TKP di Cluster Griya Kencana RT 06/02, Gondrong, Cipondoh, Kota Tangerang, tampak masih terdapat darah. (Dira Derby / Tangerangnews)

TANGERANG-Helin Herliana,34, wanita asal Garut yang awalnya diduga menjadi istri muda IPTU Budi Riyono,  Kanit Lantas Polsek Cipondoh, Kota Tangerang yang tewas dengan cara menembakan diri setelah niatnya menikahi wanita itu ditolak, kini masih diawasi polisi.

“Sudah kami pulangkan ke keluarga, tetapi masih dalam pengawasan kami. Karena sampai sejauh ini statusnya masih jadi saksi ya, tetapi tetap kami awasi terus,” ujar Kapolsek Cipondoh Kompol Paryanto, Senin (2/11/2015). 

Menurutnya sampai dengan saat ini pengakuan Helin IPTU Budi nekat melakukan bunuh diri hanya karena ditolak untuk menikahinya. “Masih, keterangannya masih karena ditolak, karena memang korban masih beristri,” terangnya.

Helin berdasarkan informasi adalah seorang pegawai Bank Bukopin serta memiliki usaha jual beli mobil. Namun, tidak ada yang tahu cabang Bank Bukopin dan showroom mobil yang dimiliki Helin. Wanita yang disebut telah menjada itu telah tinggal di Cluster Griya Kencana RT 06/02, Gondrong, Cipondoh, Kota Tangerang sejak Agustus 2015.

Dimata Kapolsek, selama dirinya menjadi pimpinan di Polsek Cipondoh sejak dua bulan lalu, IPTU Budi yang lebih dulu bertugas di sana tidak menunjukan memiliki masalah besar.

“Dia anggota yang baik, saya perintah selalu melaksanakan dengan baik. Selama saya dua bulan kumpul dengan dia tak pernah ada masalah,” katanya.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill