Connect With Us

Mayat Wanita Nyangkut di Rumah Duka Boen Tek Bio Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 23 November 2015 | 17:17

Sesosok mayat wanita tanpa identitas ditemukan mengambang di Sungai Cisadane belakang Rumah Duka Boen Tek Bio, RT 3/4, Kampung Karawaci Ilir, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Senin (23/11). (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)

 

TANGERANG-Sesosok mayat wanita tanpa identitas ditemukan mengambang di Sungai Cisadane belakang Rumah Duka Boen Tek Bio, RT 3/4, Kampung Karawaci Ilir, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Senin (23/11). Mayat yang diduga korban pembunuhan itu pun mengegerkan warga setempat.

 

Menurut Adi warga sekitar, mayat wanita itu ditemukan oleh warga yang sedang memancing di belakang Rumah Duka, sekitar pukul 12.00 WIB. Saat ditemukan posisi mayat tersangkut di pinggir sungai dalam keadaan terlentang.

 

“Kondisi mayat sudah membiru, kemungkinan sudah tewas tiga hari yang lalu,” jelasnya.

 

Adi menambahkan, warga tidak menemukan kartu identitas pada mayat tersebut. Sementara warga setempat juga tidak ada yang merasa kehilangan anggota keluarga.

“Sepertinya juga bukan warga sini, karena tidak ada yang kenal,” ujarnya.

 

Atas temuan mayat tersebut, warga langsung melaporkannya ke Polsek Karawaci. Tak beberpa lama, petugas polsek dan BPBD Kota Tangerang tiba di lokasi dan melakukan evakuasi mayat dengan perahu karet.

 

Waka Polsek Karawaci AKP Abdul Gani mengatakan, belum bisa menemukan adanya tanda kekerasan pada mayat wanita tersebut karena saat ditemukan sudah membengkak. Karena itu pihaknya akan melakukan identifikasi dan autopsi dahulu ke RSUD Kabupaten Tangerang.

 

“Mayat masih diidentifikasi, belum tahu juga dari keluarga siapa. Penyebab kematian belum bisa disimpulkan,” katanya.

 

Menurutnya, ciri-ciri mayat wanita yakni berusia sekitar 34 tahun, rambut pendek, mengenakan kaos hijau dan celana panjang ungu. “Bagi masyarakat yang merasa kehilangan keluarga harap melapor ke Polsek Karawaci atau RSUD Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

 

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

TANGSEL
2 Pria di Pamulang Ditangkap Edarkan Ratusan Butir Obat Keras Ilegal

2 Pria di Pamulang Ditangkap Edarkan Ratusan Butir Obat Keras Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 14:00

Dua laki-laki berinisial RF, 31, dan M, 28, diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel) karena diduga menyalahgunakan atau memperjualbelikan obat keras golongan daftar G secara ilegal tanpa resep dokter.

NASIONAL
Diusulkan Naik, Pemerintah Hitung Ulang Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Diusulkan Naik, Pemerintah Hitung Ulang Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Kamis, 23 April 2026 | 09:24

Rencana penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita mulai dibahas pemerintah. Saat ini, HET masih berada di angka Rp15.700 per liter dan belum mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill