Awas! Emosi Meledak Bisa Picu Serangan Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Dokter Spesialis
Rabu, 23 September 2026 | 20:12
Marah hebat, stres berat, hingga kecemasan berlebihan sering kali dianggap sebatas persoalan emosional atau psikologis biasa.
TANGERANG - Perayaan tahun baru 2016 di Kota Tangerang nanti akan diisi dengan pelaksanaan Car Free Night (CFN) di depan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Jalan Satria Sudirman Nomor 1 Kota Tangerang. Hal itu dikatakan Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin .
"Makanya ajak semua keluarga, tetangganya juga buat ngramein acara tahun baru, sambil wisata kuliner," ujarnya ketika memberikan sambutan pada acara CFN di Kawasan Kota Tua, Pasar Lama Kota Tangerang.
Dijelaskannya acara ini bisa menjadi ajang berkumpul sekaligus hiburan murah bagi seluruh warga Kota Tangerang yang ingin merayakan pergantian tahun di luar rumah.
"Kita rencanakan untuk digelar CFN pas malam tahun baru biar warga bisa kumpul merayakan," katanya.
Perayaan ini diharapkan menjadi alternatif agar warga Kota Tangerang tidak berkonvoi di jalan. Pasalnya konvoi tahun baru terkadang menyebabkan kemacetan parah. Masyarakat baik warga Kota Tangerang dan sekitarnya bisa merayakan dengan nyaman saat CFN.
"Intinya kalau tahun baru banyak iring-iringan kendaraan motor. Karena rawan kecelakaan, jadi kita sudah sediakan titik kumpulnya supaya bisa menikmati di puspem," ujarnya.
Menurutnya, CFN tersebut akan diisi dengan penampilan musik dan sajian kuliner. Acara ini diharapkan dapat menjadi hiburan sederhana bagi masyarakat. Dan CFN nanti rencananya dimulai pada pukul 18.00 dan ditutup pada 01.00 WIB.
Marah hebat, stres berat, hingga kecemasan berlebihan sering kali dianggap sebatas persoalan emosional atau psikologis biasa.
TODAY TAGDaratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews