Connect With Us

Kantor Baru Kotor, Wali Kota Tangerang Ancam Mutasi Pegawai

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 7 Januari 2016 | 13:04

Jajaran Pimpinan Kantor UPTD PBB Kecamatan Cipondoh. (tangerangnews.com / Rangga )

TANGERANG-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah geram saat sidak ke Kantor UPTD PBB Kecamatan Cipondoh, Kamis (7/1/2016) pagi. Pasalnya halaman kantor baru tersebut dalam keadaan kotor tak terawat.

Arief yang ditemani Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin dan sejumlah kepala dinas, mendapati sampah seperti puntung rokok dan plastik serta tumbuh rumput liar di halaman kantor.

Melihat hal itu, Arief langsung memunguti sampah tersebut dan mencabuti rumput liar yang tumbuh dari selah-selah paving block. Dia juga memerintahkan pegawai kantor membersihkan halaman tersebut.

"Kotor amat sih, malu atuh sudah dikasih kantor baru tapi tidak dirawat. Pasti jarang disapuin nih," ketusnya.

Lalu Arief masuk ke dalam kantor UPTD melihat sejumlah ruangan. Setelah cukup melihat kondisi ruangan, dia pergi ke luar.

Sebelum meninggalkan kantor UPTD PBB Cipondoh, Arief sempat mengancam akan memutasi pegawai lantaran tidak merawat kebersihan kantor. "Mutasin aja lah ini pegawai PBB," katanya singkat.

Para pegawai hanya tertunduk diam mendengar perkataan Arief. Selanjutnya, Arief melanjutkan sidak ke sejumlah tempat seperti SDN Cipondoh 3, bedah rumah warga di kelurahan Cipondoh dan Cipondoh Makmur, tandon air dan saluran air di Perumahan Poris.

BANTEN
62 Juta Kendaraan di Indonesia Menunggak Pajak, Didominasi Sepeda Motor

62 Juta Kendaraan di Indonesia Menunggak Pajak, Didominasi Sepeda Motor

Rabu, 8 Juli 2026 | 21:22

Tingkat kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill