Connect With Us

Wali Kota Tangerang : Yang Enggak Mau Ikut Silahkan

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 18 Januari 2016 | 22:21

Arief mendapat award lagi. (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)

 

TANGERANG-Menghadapi 2016 Pemerintah Kota Tangerang berkeinginan melakukan banyak percepatan, baik dari aspek pembangunan fisik dan non-fisik, pengadaan barang dan jasa, hingga kepada kinerja seluruh pegawainya.

 

Wali Kota Tangerang  Arief Wismansyah bahkan dengan tegas menyampaikan kepada seluruh Kepala OPD bahwa di tahun ini dirinya ingin "berlari lebih cepat" dan tidak segan akan meninggalkan anak buahnya yang enggan mengikuti ritme kerjanya.

 

" Yang mau ikut saya ayo kita sama - sama bekerja, tapi yang gak mau ikut pun silahkan, tapi maaf saya gak akan menunggu," ujar Wali Kota mengisyaratkan, di tengah briefing rutin OPD, Senin (18/01/2016).

 

Wali kota merasa komitmen yang tengah dia bangun kepada seluruh jajarannya merupakan sebuah konsekuensi logis dari mereka yang memang telah memilih menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

 

Terlebih dengan terbitnya instruksi Presiden yang meminta dilakukan percepatan terhadap pembangunan yang ada baik di pusat maupun di daerah. Kondisi ini menurut Walikota sudah barang tentu membutuhkan komitmen yang tinggi dari setiap aparaturnya. 

" Bukan wali kota yang suruh melakukan percepatan, Presiden langsung loh, ada Inpresnya," tegas Wali Kota.

Untuk itulah dirinya meminta kepada seluruh jajarannya untuk tidak "main - main" tahun ini, apalagi dirinya saat ini telah menerapkan sistem penilaian pegawai berbasis kinerja, atau yang biasa disebut dengan sasaran kerja pegawai (SKP).

Dimana dengan sistem ini dia dapat memberlakukan reward serta punishment kepada setiap pegawai yang ada di jajarannya. 

Lebih lanjut terkait percepatan kegiatan pengadaan, dirinya meminta kepada seluruh OPD untuk tidak hanya menyiapkan mata anggaran tanpa memikirkan bagaimana caranya melakukan percepatan di setiap bidang yang ada dibawahnya. Salah satu yang Walikota harapkan adalah memaksimalkan kinerja staff dan juga pejabat yang ada di OPD tersebut untuk bergerak aktif sesuai tugas pokoknya, bukannya malah menunggu kegiatan berjalan.

"Jangan karena kegiatan baru mulai akhir bulan terus kita bisa santai - santai, banyak yang bisa kita kerjakan kalau melihat tupoksi yang ada," pinta Walikota.

Dirinya sangat berharap, dengan proses percepatan yang telah dilakukannya yang salah satunya ditandai dengan proses pengadaan yang telah dilakukan lebih awal (bulan desember), penyerapan anggaran hingga maret nanti dapat menyentuh angka 40 persen bahkan lebih. Baginya, angka tersebut dapat dengan mudah diraih apabila komitmen kuat dimiliki oleh seluruh aparat, apalagi bila ditambah dengan kerjasama antar OPD dapat berjalan dengan baik.

"Lupakan ego sektoral, Kantor Pengadaan nggak akan bisa bekerja bila tidak disupport dari temen OPD yang lain, komunikasikan segala kekurangannya, biar sama-sama kita bereskan," imbau wali kota.

Sebagai informasi, briefing kali ini pun tidak dikemas secara biasa, bila biasanya wali kota melakukan briefing di ruang rapatnya, briefing kali ini dilakukan di atas bis milik Pemkot Tangerang.

Wali kota menyebutkan bahwa ini dilakukannya agar selain menghemat banyak waktu, kepala OPD juga dapat melihat secara langsung permasalahan yang dibahas di briefing dengan kondisi nyata di lapangan.

"Ini juga kan bentuk percepatan," tutup Walikota.


 

BANTEN
Atasi Kemacetan Parah dan Banjir Tahunan, Pemprov Banten Bakal Tata Kawasan Industri Serang Barat

Atasi Kemacetan Parah dan Banjir Tahunan, Pemprov Banten Bakal Tata Kawasan Industri Serang Barat

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:49

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengambil langkah untuk menyelesaikan berbagai persoalan menahun di kawasan industri Serang Barat.

KAB. TANGERANG
Aniaya dan Paksa Masturbasi Pegawai Bank Keliling di Tangerang, 8 Terduga Pelaku Diringkus

Aniaya dan Paksa Masturbasi Pegawai Bank Keliling di Tangerang, 8 Terduga Pelaku Diringkus

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:29

Aparat kepolisian berhasil mengamankan terduga pelaku yang menganiaya dan memaksa masturbasi seorang pria berinisial PG, 25, yang merupakan pegawai bank keliling di Panongan, Kabupaten Tangerang.

KOTA TANGERANG
750 Tramadol dan 1.035 Hexymer Disita Polisi di Neglasari Tangerang

750 Tramadol dan 1.035 Hexymer Disita Polisi di Neglasari Tangerang

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 17:54

Pengedar obat keras ilegal di wilayah Kota Tangerang, kembali dibekuk. Kali ini seorang pria berinisial AF, 26, ditangkap bersama ribuan butir obat jenis Tramadol dan Hexymer di area parkiran Wisma Griya Anggrek,

NASIONAL
KSPI Jamin Tak Ada Demo Buruh Agustus hingga September

KSPI Jamin Tak Ada Demo Buruh Agustus hingga September

Jumat, 7 Agustus 2026 | 12:44

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal memastikan tidak akan ada aksi demonstrasi buruh pada Agustus hingga September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill