Connect With Us

Tol Kunciran-Serpong di Tangerang Bikin PT Astratel Menyerah

Denny Bagus Irawan | Rabu, 20 Januari 2016 | 17:38

Direktur Astratel Wiwiek D Santoso saat menjelaskan bahwa tol Serpong-Balaraja tahap satu selesai 80 persen, Rabu (20/1/2016) (Tangerangnews.com / Dira Derby)

 

TANGERANG-Proyek pembangunan ruas tol Tol Kunciran-Serpong mandek.

Hingga kini, PT Astratel Nusantara mencatat tol dengan panjang hanya 11 kilometer tersebut baru membebaskan 65 persen lahan dari keseluruhan lahan yang akan digunakan.#Tol Kunciran-Serpong

Tol Kunciran -Serpong yang terhubung dengan Tol Jakarta- Tangerang serta tol di Sediyatmo di Bandara Soekarno-Hatta merupakan tol dengan tingkat persoalan pembebasan tanahnya paling banyak.

Oleh karena itu, PT Marga Trans Nusantara, anak perusahaan PT Astratel Nusantara mengaku belum bisa mentargetkan kapan proyek tol tersebut bisa selesai.

"Tergantung pemerintah kalau soal tol itu, kapan mereka bisa menyelesaikan pembebasan tanahnya, kita serahkan ke pemerintah. Kami sih berharap pada tahun ini mencapai 100 persen," ujar Direktur Astratel Nusantara, Wiwiek D. Santoso, Rabu (20/1/2016).

Meski demikian, PT Astratel Nusantara tetap optimis karena ada aturan baru tentang pembebasan lahan.

Wiwiek mengakui di wilayah tol Kunciran-Serpong banyak ditemui masalah seperti ketidaksepakatan soal harga tanah, surat tanah yang tidak lengkap, hingga permasalahan dengan ahli waris.  #Tol Kunciran-Serpong

“Ada juga yang dokumennya dipinjamkan ke bank, tetapi lebih banyak yang selisih dengan antar-ahli waris,” terangnya.

 

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
Baru 2 Bulan Menikah, Komedian Boiyen Gugat Cerai Suaminya ke PA Tigaraksa

Baru 2 Bulan Menikah, Komedian Boiyen Gugat Cerai Suaminya ke PA Tigaraksa

Kamis, 29 Januari 2026 | 20:38

Artis dan juga komedian wanita Yenni Rahmawati atau yang kerap disapa Boiyen menggugat cerai suaminya Rully Anggi Akbar di Pengadilan Agama (PA) Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill