Connect With Us

KNPI Kota Tangerang Andalkan Usia Muda

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 30 Januari 2016 | 04:21

Pelantikan pengurus DPD KNPI Kota Tangerang. (Dira Derby / Tangerangnewscom)

 

TANGERANG-Kepengurusan DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tangerang masa bakti 2015-2018 resmi dilantik, Jumat (29/1). Periode kali ini sedikit berbeda karena komposisi dan personalia kepengurusan mayoritas mengandalkan pengurus yang notabenenya adalah mereka yang masuk dalam usia muda yaitu dibawah 30 tahun.

Selain usia, periode kali ini juga terjadi perombakan ditingkat struktural. Hasil rapat formatur yang disepakati, terjadi perubahan komposisi bidang, ada yang dilebur menjadi satu bidang dan muncul bidang yang baru. Seperti bidang organisasi dan kaderisasi digabung dengan bidang hubungan antar lembaga menjadi bidang organisasi dan hubungan antar lembaga.

Kemudian bidang pendidikan, kebudayaan dan sosial digabung dengan bidang agama menjadi bidang pendidikan, agama dan kebudayaan. Selanjutnya bidang pemberdayaan perempuan diubah menjadi bidang pengembangan pemuda dan pemberdayaan perempuan.  Sementara bidang politik ditiadakan.

Untuk bidang yang baru yaitu bidang lingkungan hidup dan bidang pertahanan, bela negara dan P4GN. Sementara bidang yang dipertahankan yaitu bidang advokasi, hukum dan HAM, bidang pemberdayaan ekonomi dan kewirausahaan, bidang komunikasi dan informatika serta bidang litbang dan pengkajian strategis.

Ketua DPD KNPI Kota Tangerang, Rusdi menjelaskan, perubahan komposisi struktur di tubuh KNPI Kota Tangerang sudah sesuai dengan kajian yang matang dengan melihat keefektifan para periode lalu dan menyesuaikan kebutuhan yang ada saat ini.

“Periode yang lalu memang sudah berjalan cukup baik tapi masih ada yang harus ditingkatkan sehingga ada bidang yang digabungkan dan ada juga bidang yang kita munculkan,” kata Rusdi, Jumat (29/1/2016).

Lanjut Rusdi, untuk bidang yang baru seperti bidang lingkungan hidup, bahwa kondisi lingkungan hidup di Kota Tangerang saat ini butuh perhatian yang lebih mengingat tingginya kasus pencemaran lingkungan. Sedangkan, bidang pertahanan, bela negara dan P4GN sangat diperlukan mengingat ancaman gerakan radikalisme yang semakin masif dan bahaya narkoba yang sudah menyentuh semua kalangan.

“Untuk itu kita sebagai kaum muda siap komitmen bersinergis untuk mewujudkan visi misi pemerintah Kota Tangerang,” ujar Rusdi.

Rusdi juga menjelaskan, pemuda Kota Tangerang terkhusus pengurus DPD KNPI Kota Tangerang harus bisa lebih kreatif dan inovatif dalam membangun Kota Tangerang. Terlebih menyongsong era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) diharapkan pemuda Kota Tangerang kedepan itu bisa mandiri, kompetitif, dan siap menghadapi era persaingan global. MEA bukan hanya sekedar ancama tapi juga bisa menjadi peluang.

“Kita ingin kedepan pemuda bisa menunjukan karya dalam nyata dalam membangun Kota Tangerang, dan tentunya bisa membesarkan KNPI. Karena, kita sangat optimis, kepengurusan DPD KNPI Kota Tangerang saat ini bisa memberikan kontribusi lebih besar dalam pembangunan karakter pemuda di Kota Tangerang,” papar Rusdi.

 

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill