KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANG-Jenazah pengemudi Go-Jek Zulkafli dan istrinya Nur Aini yang menjadi korban tabrakan maut Toyota Fortuner di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat telah tiba di rumah duka di Jalan Ahmad Dahlan Gang Damai Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang, Senin (8/2/2016).
Kedatangan jenazah pasutri ini dikawal ratusan pengemudi Go-Jek. Mereka mengiringi kedua korban yang sudah dikafankan dari RSCM.
Teman dan juga rekan sesama Go-Jek Suganda mengatakan, kedatangan mereka sebagai bentuk keprihatinan sesama anggotra grup pengojek online dari Go-Jek.
"Sebagai bentuk solidaritas, kami juga memberikan sumbangan untuk biaya pemakaman," katanya.
Menurut Suganda, yang membuat dia dan teman-temannya miris, kepergian suami istri tersebut meninggalkan seorang putra yang masih berusia empat tahun.
"Ya semoga bisa dirawat oleh tante atau keluarga orang tuanya," ujarnya.
Dia menjelaskan, kronologis kejadian tersebut sekitar pukul 03.30 pagi, Zulkafli bersama istrinya pulang belanja sayur untuk berdagang.
Mereka saat itu berboncengan sepeda motor Yamaha Mio B-4068-BFI, dari arah Pasar Kalideres menuju Tangerang.
"Tapi disaat mendekat jalur jalan raya, mendadak datang mobil Toyota Furtuner warna hitam dengan kecepatan tinggi menabrak mereka hingga terpental dan meninggal di tempat," katanya.
Rencananya, pasutri tersebut akan dimakamkan sehabis sore ini atau sekitar pukul 16.00 WIB nanti, berlokasi di TPU di dekat rumah duka.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGSeorang kurir sabu berinisial KH, 61, diringkus aparat Polres Metro Jakarta Pusat membawa 20,5 kilogram sabu-sabu di Jalan Raya Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Jenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews