Warga Layangkan Class Action Soal Sampah, Pemkot Tangsel Bakal Bebenah
Minggu, 25 Januari 2026 | 16:36
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menanggapi langkah class action yang ditempuh warganya terkait pengelolaan sampah.
TANGERANG-Pembangunan jalur layang (elevated busway) oleh Pemprov DKI Jakarta direncanakan akan dilanjutkan hingga masuk ke wilayah Poris, Kota Tangerang.
Nantinya jalur untuk penghubung Busway Rute Blok M-Ciledug tersebut tidak hanya berhenti di depan Universitas Budi Luhur, Jaksel atau tak hanya sampai ke Ciledug, tetapi sampai ke Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang.
Itu dijelaskan Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah, Rabu (17/2/2016).
Menurut Arief, pihaknya telah berbicara dengan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama atau Ahok untuk melanjutkan pembangunan jalur elevated busway agar tidak hanya sampai perbatasan, namun diteruskan ke Kota Tangerang.
“Awal rencananya kan DKI hanya bangun sampai Budi Luhur, sisanya oleh Pemkot Tangerang dengan anggaran hibah dari DKI. Tapi karena tahun lalu DED (Detail Engineering Design) dari kita gagal lelang, jadi saya minta ke Pak Ahok supaya diterusin dan ternyata dia bersedia,” katanya, Rabu (17/2/2016).
Jika benar, kondisi tersebut akan mengurai kemacetan di Kota Tangerang, terutama di Ciledug.
Arief menjelaskan, rencananya pembangunan lanjutan elevated Busway ini dibagi dua tahap. Untuk tahap pertama dari Budi Luhur hingga CBD Ciledug di sepanjang Jalan HOS Cokroaminoto.
Tahap kedua dari CBD hingga ke Terminal Poris Plawad.
“Nanti kita tinggal minta dihibahkan saja fisiknya,” jelasnya.
Arief mengatakan, pihaknya tahun ini telah melelang kembali DED elevated busway. Setelah selesai akan diserahkan ke Pemprov DKI Jakarta untuk pembangunannya.
“Diharapkan tahun ini masuk anggaran DKI. Jika jalur ini dilanjutkan sampai Kota Tangerang, masyarakat dari Kebayoran atau Blok M bisa ke Bandara Soekarno-Hatta lewat Terminal Poris Plawad yang juga tesambung dengan KA Bandara,” jelasnya.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menanggapi langkah class action yang ditempuh warganya terkait pengelolaan sampah.
TODAY TAGSinar Mas Land secara resmi membuka gerbang kepemilikan properti tahun 2026 melalui peluncuran program nasional bertajuk Royal Key.
Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.
Argumentasi yang dibangun oleh Khikmawanto mengenai urgensi pembuatan "Kandang Setan" di Kota Tangerang memang terdengar seperti sebuah kejujuran yang menyentak di tengah kelesuan moralitas publik.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews