Connect With Us

Polisi Tangerang Bantu Gelandangan Melahirkan di Truk Bekas Kecelakaan

Denny Bagus Irawan | Minggu, 28 Februari 2016 | 10:57

Petugas Kepolisian saat membantu persalinan Yanah seorang gelandangan yang tinggal diatas truk bekas kecelakaan. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews.com)

TANGERANG-Pujian pantas disematkan kepada petugas Polsek Tangerang, betapa tidak pada Sabtu (27/2/2016) sekitar pukul 07.00 WIB kemarin, mereka membantu proses lahirnya bayi kembar yang dilahirkan oleh gelandangan di Kota Tangerang.

 

Kasubag Humas Polres Metro Tangerang kota, AKP Triyani Handayani mengatakan,  anggota Satuan Lalu Lintas Polsek Tangerang terkejut saat mengetahui ada seorang ibu di pinggir Sungai Cisadane, tepatnya  di Jalan Benteng Jaya, Kelurahan Sukarasa, Kecamatan Tangerang, akan melahirikan. Kemudian peristiwa itu dilaporkan melalui saluran radio.  

 

“Akhirnya para anggota berdatangan termasuk Waka Polsek Tangerang (Benteng) AKP M Isa Ansori,” terang Triyani, Minggu (28/2).

 

Setelah berdatangan, mereka mencoba mendatangi RSUD Kabupaten Tangerang dan RS Kesdim untuk mendatangkan Bidan dan Ambulans, namun selama 30 menit lebih tidak datang.

 

 “Lambat itu RSUD Kabupaten Tangerang dan RS Kesdim, padahal berdekatan dari tempat kejadian, tetapi tak sampai-sampai, kalau pun datang RSUD hanya membawa Ambulans. Sedangkan RS Kesdim membawa Ambulans dan Bidan tanpa peralatan,” ujar AKP M Isa Ansori Waka Polsek Tangerang.

 

Karena melihat sang ibu sudah berada ‘diujung tanduk’, M Isa Ansori bersama-sama anggota Satuan Lalu Lintas membantu langsung persalinan sang ibu yang belakangan diketahui bernama Yanah.

 

“Saya dibantu juga sama petugas kebersihan wanita yang ada di situ, sepertinya dia sudah biasa bantu orang melahirkan, langsung deh setelah melahirnya dibawa dengan ambulans, karena ari-arinya kan harus dipotong,” ujarnya.

 

Saat ini, kata Waka Polsek, Yanah yang diperkirakan berusia 35 tahun itu selamat dan dua bayinya pun dalam kondisi sehat.“Bayinya dua atau kembar, dua-duanya laki-laki, yang satu 2,5 kilo yang kedua 2 kilo,” ujarnya.

 

M Isa Ansori menceritakan, kehidupan perekonomian Yanah dengan suaminya Yusuf yang bekerja sebagai pengepul barang bekas dan membantu orang berjualan di Pasar Anyar sangat menyedihkan.

 

“Setelah melahirkan ini dia bilang mau pulang, mungkin dia takut enggak ada yang bayar. Tetapi mau pulang kemana? orang tinggalnya saja di mobil bekas kecelakaan lalu lintas yang belum diambil pemiliknya. Dia bilang mau dibawa ke kolong jembatan,” ujar Waka Polsek.

 

Saat ini dirinya bersama petugas dari Polres Metro Tangerang Kota tengah mencarikan kontrakan untuk Yanah dan keluarga. “Kita bantu untuk membayar kontrakan dan mencarikan di dekat pasar, “ ujarnya.

 

Yanah dan Yusuf tinggal di mobil bekas kecelakaan karena telah diminta pemilik kendaraan untuk menjaga kendaraan tersebut.  Karena tanggung jawabnya, atas kepercayaan sang pemilik kendaraan, Yusuf yang awalnya hanya menjaga akhirnya menempati kendaraan itu menjadi kediamannya.

 

“Tadinya mereka ini di kolong jembatan, tetapi karena dapat kepercayaan itu mereka jaga, sampai akhirnya tinggal di mobil itu. Padahal sampai saat ini belum ada kelanjutannya kapan sang pemilik kendaraan akan mengurus kendaraan itu,” tuturnya.

   

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:15

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengarahkan aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

NASIONAL
Bos PLN Buka Suara Soal Pemadaman Listrik, Percepat Pemulihan Pembangkit dan Pasokan Batu Bara

Bos PLN Buka Suara Soal Pemadaman Listrik, Percepat Pemulihan Pembangkit dan Pasokan Batu Bara

Sabtu, 20 Juni 2026 | 23:00

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menyebut akan melakukan percepatan pemulihan sistem kelistrikan, khususnya di Pulau Jawa, menyusul gangguan operasional yang terjadi pada sejumlah pembangkit listrik.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill