Connect With Us

Korban Banjir Disiapkan PMI Kota Tangerang 500 Nasi Bungkus Per Hari

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 1 Maret 2016 | 19:42

PMI Kota Tangerang telah membuat dapur umum di sejumlah titik untuk memberikan makanan kepada koban banjir. Dalam sehari, PMI mendistribusikan 500 makanan berupa nasi bungkus. (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)

 

TANGERANG-PMI Kota Tangerang telah membuat dapur umum di sejumlah titik untuk memberikan makanan kepada koban banjir. Dalam sehari, PMI mendistribusikan 500 makanan berupa nasi bungkus.

 

Wakil Ketua PMI Kota Tangerang Ujang Hendra mengatakan, PMI dituntut untuk merespons dengan cepat setiap terjadi bencana dimanapun dengan persiapan yang telah dimiliki. Salah satu upayanya adalah dengan membuat dapur umum.

 

“Sejak awal peristiwa banjir, kita sudah pantau tempat-tempat yang memerlukan dapur umum. Jadi langsung kita bentuk di Candulan, Periuk, Pondok Arum dan juga di Kantor Pusat PMI,” katanya, Selasa (1/3/2016).

 

Dalam pendirian dapur umum ini, PMI bekerja sama dengan Dinas Sosial Kota Tangerang. Dengan dapur umum yang ada, PMI siap mengolah dan juga mendistribusikan sebanyak 500 nasi bungkus setiap harinya.

 

“Setiap hari kita kirim satu ke setiap lokasi. Menu makananya berganti-ganti, untuk hari ini berupa sarden, mie dan sayur mayur,” kata Ujang.

 

Selain logistik, kat Ujang, PMI juga telah menyiapkan langkah penanggulangan penyakit pasca banjir dengan menyiagakan 2 tim medis dan tiga dokter.

“Untuk penanganan masalah penyakit ini kita kerjasama dengan Dinkes. Biasanya korban banjir sering terkena penyakit seperti gatal-gatal, flu, demam, cikungu-nya dan DBD,” ujarnya.

 

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

NASIONAL
Konsumsi Susu Masih Rendah, LamiPak Ajak Jurnalis Kawal Isu Gizi Lewat Anugerah Jurnalistik 2026

Konsumsi Susu Masih Rendah, LamiPak Ajak Jurnalis Kawal Isu Gizi Lewat Anugerah Jurnalistik 2026

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:45

PT Lami Packaging Indonesia (LamiPak Indonesia) menyosialisasikan pelaksanaan Anugerah Jurnalistik LamiPak (AJL) 2026 yang mengangkat tema “Satu Kotak Susu, Sejuta Harapan Mengawal Ketahanan Gizi Menuju Indonesia Emas 2045”.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill