Connect With Us

Belasan Tahun Hidup Miskin, Ismail Gantung Diri di Cipondoh

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 21 Maret 2016 | 20:24

| Dibaca : 3843

Ilustrasi Gantung Diri (Istimewa / TangerangNews)

 

TANGERANGNEWS.com-Ismail, warga Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Diduga, pria sebatang kara ini putus asa lantaran hidup miskin.

Jasad Ismail ditemukan oleh warga sekitar tergantung di pohon belakang Kantor Kelurahan Poris Plawad, Senin (21/3/2016) sore.

Menurut warga sekitar,  yang bernama Mami, Ismail tinggal seorang diri di sebuah gubuk di belakang Kantor Kelurahan selama belasan tahun. “Dia cuma sendirian. Mungkin karena masalah ekonomi, dia tidak kuat hingga bunuh diri,” katanya.

 

Peristiwa itu kemudian dilaporkan warga ke Polsek Cipondoh. Petugas yang datang kelokasi kemudian mengevakuasi Jasad Ismail diatas tanah yang ia garap untuk berkebun.

Namun sempat terjadi adu mulut antara warga dengan petugas. Warga menolak polisi membawa jasad korban ke rumah sakit. Meskipun demikian, polisi tetap membawa jenazah ke kamar mayat RSU Tangerang.

“Warga berencana mengumpulkan dana untuk biaya visum mayat dan pemakamannya,” tambah Mami. (RAZ)

 

 

 

OPINI
Renungan Tentang Kematian

Renungan Tentang Kematian

Jumat, 3 Juli 2020 | 09:57

Orang-orang yang telah berusaha taat kepada Allah SWT, perlahan-lahan mendapatkan pengetahuan hikmah dari setiap tindakan yang dilakukan. Pengetahuan yang begitu saja menyesap

WISATA
Menikmati Suasana Asri di Situ Lengkong Tangsel

Menikmati Suasana Asri di Situ Lengkong Tangsel

Sabtu, 13 Juni 2020 | 13:00

TANGERANGNEWS.com-Di tengah hiruk pikuk Kota Tangerang Selatan (Tangsel), ternyata terdapat ruang terbuka hijau yang menjadi tempat favorit

NASIONAL
WN Prancis Pemilik 305 Video Seks Anak Tewas Bunuh Diri Ditahanan Polda Metro

WN Prancis Pemilik 305 Video Seks Anak Tewas Bunuh Diri Ditahanan Polda Metro

Selasa, 14 Juli 2020 | 15:27

TANGERANGNEWS.com-Francois Abello Camille (65), seorang warga negara

"Dengan Hidup yang Hanya Sepanjang  Setengah Tarikan Napas, Jangan Tanam Apapun Kecuali Cinta."

Jalaluddin Rumi