Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANG- Pemprov DKI Jakartra, PT Transjakarta akan membuka rute bus ke Tangerang, Depok dan Bekasi mulai pekan depan. "Minggu depan kita sudah mulai mengoperasionalkan bus-bus yang melayani ke Tangerang, Bekasi dan Depok," kata Kadishubtrans DKI Jakarta, Andri Yansyah, di Kantor PT Transjakarta, Cawang, Jakarta Timur, Senin (18/4/2016).
Menurut Andri, bus-bus itu akan bertarif sama dengan Transjakarta, yakni Rp 3.500 untuk sekali jalam. Pihak Dishubtrans masih mengkaji rute mana saja yang akan dilalui bus-bus tersebut.
"Sebenarnya sekarang busnya sudah ada, akan kita kaji bus stop-bus stop mana saja yang akan dilalui. Minggu depan sudah bisa beroperasi walaupun belum sesuai rencana yang kita lakukan," kata Andri.
Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono menyebutkan, pembukaan rute di kota-kota penyangga dilakukan melalui kerja sama dengan pengembang. Dalam kerja sama tersebut, pengembang akan menyiapkan lahan parkir di kota-kota penyangga itu.
"Minggu depan kami akan mulai dari Bekasi. Kami akan mulai dari Metropolitan Mall. Kami ada kerja sama dengan pengembang juga untuk disiapkan park and ride. Jadi penumpang silakan parkir di sana, manfaatkan bus kami Rp 3.500, bisa keliling Jakarta sepuasnya," kata Budi pada kesempatan yang sama.
Andri mengatakan, dengan menggunakan Transjakarta dari kota-kota penyangga, produktivitas warga akan meningkat. "(Kalau naik Transjakarta) dia bisa tidur, aman, nyaman, kesehatannya juga terjamin. Kalau pake motor kan capek," kata Andri.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGPeristiwa mencekam terjadi di Jalan Jombang Raya, Gang Buntu, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Minggu 3 Mei 2026 siang.
Jagat media sosial dihebohkan dugaan pemerkosaan yang menimpa seorang bocah perempuan berinisial D di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muhammad Hidayat menyebut Work From Home (WFH) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya tidak begitu memberikan dampak pada efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews