Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANG- Pemprov DKI Jakartra, PT Transjakarta akan membuka rute bus ke Tangerang, Depok dan Bekasi mulai pekan depan. "Minggu depan kita sudah mulai mengoperasionalkan bus-bus yang melayani ke Tangerang, Bekasi dan Depok," kata Kadishubtrans DKI Jakarta, Andri Yansyah, di Kantor PT Transjakarta, Cawang, Jakarta Timur, Senin (18/4/2016).
Menurut Andri, bus-bus itu akan bertarif sama dengan Transjakarta, yakni Rp 3.500 untuk sekali jalam. Pihak Dishubtrans masih mengkaji rute mana saja yang akan dilalui bus-bus tersebut.
"Sebenarnya sekarang busnya sudah ada, akan kita kaji bus stop-bus stop mana saja yang akan dilalui. Minggu depan sudah bisa beroperasi walaupun belum sesuai rencana yang kita lakukan," kata Andri.
Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono menyebutkan, pembukaan rute di kota-kota penyangga dilakukan melalui kerja sama dengan pengembang. Dalam kerja sama tersebut, pengembang akan menyiapkan lahan parkir di kota-kota penyangga itu.
"Minggu depan kami akan mulai dari Bekasi. Kami akan mulai dari Metropolitan Mall. Kami ada kerja sama dengan pengembang juga untuk disiapkan park and ride. Jadi penumpang silakan parkir di sana, manfaatkan bus kami Rp 3.500, bisa keliling Jakarta sepuasnya," kata Budi pada kesempatan yang sama.
Andri mengatakan, dengan menggunakan Transjakarta dari kota-kota penyangga, produktivitas warga akan meningkat. "(Kalau naik Transjakarta) dia bisa tidur, aman, nyaman, kesehatannya juga terjamin. Kalau pake motor kan capek," kata Andri.
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGKomisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews