Connect With Us

Desentralisasi Armada Sampah, Lurah Tangerang Tidak Cuek Lagi

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 22 Mei 2016 | 18:00

Raih Adipura, Wali Kota Janji Menaikan Insentif Petugas Kebersihan (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


 

TANGERANG­-Pasca pelimpahan armada sampah dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang ke 104 kelurahan, peningkatan pelayanan kebersihan mulai terasa, meski belum signifikan. Salah satunya para lurah mulai ikut aktif menangani sampah di wilayahnya.

 

 

 

“Ya memang ada peningkatan, dulu yang biasanya lurah cuek, sekarang mulai turun ke lapangan nangain sampah,” kata Kepala DKP Kota Tangerang Ivan Yudianto, Minggu (22/5/2016.

 

 

 

Menurut Ivan, sebelum armada sampah berupa dump truk dan bentor dilimpahkan ke kelurahan, semua penanganan sampah dilakukan oleh DKP. Namun sekarang, semua kelurahan ikut bertanggung jawab.

“Kalau begini, mau nggak mau Lurah harus ikut. Apalagi Lurah yang lebih tahu kondisi sampah di daerahnya,” paparnya.

 

 

 

Selain itu, kata Ivan, pengangkutan sampah juga lebih cepat, karena dump truk sudah bersiap di setiap kantor kelurahan. Kemudian lalu lintas truk sampah di TPA Rawa Kucing juga tidak macet karena menunggu giliran.

 

 

 

“Jadi enggak perlu lagi petugas ngambil dulu ke DKP, baru ngangkut ke wilayahnya. Ini juga bias menambah rit pengangkutan, yang biasa dua rit menjadi tiga rit,” jelasnya.

 

 

 

Untuk diketahui, pelimpahan pengoperasian armada sampah ini merupakan tindak lanjut dari komitmen Pemerintah Kota (pemkot) Tangerang dalam melakukan desentralisasi pelayanan publik. Ada sebanyak 104 unit Dumptruk dan 104 unit bentor yang dilimpahkan kepada 104 lurah se-kota Tangerang.

 

 

 

Dengan desentralisasi ini, pelayanan kebersihan di kecamatan dan kelurahan diamanatkan kepada Camat dan Lurah. Sedangkan untuk jalan protokol tetap menjadi tanggung jawab DKP.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

BANDARA
Kebakaran Puluhan Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Normal

Kebakaran Puluhan Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soekarno-Hatta Dipastikan Normal

Rabu, 16 September 2026 | 15:10

Kebakaran hebat puluhan gudang di Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, menyebabkan kepulan asap hitam pekat, pada Rabu 16 September 2026, pukul 12.55 WIB.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill