Persita Tumbang di Kandang Persebaya, Posisi Pendekar Cisadane Tergusur dari Lima Besar
Senin, 6 April 2026 | 12:01
Persita Tangerang gagal membawa pulang poin dari lawatan ke markas Persebaya Surabaya pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026.
TANGERANGNEWS.COM-Calon Anggota dewan perwakilan daerah (DPD) RI Provinsi Banten No.11 yang juga putra Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, yakni Andhika Hazrumy mendatangi kantor panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Kota Tangerang pagi ini.
Kedatangan Andhika ke kantor Panwaslu itu guna menjawab atas dugaan kampanye terselubung di Gereja Bethel Indonesia Shinta Griya, Jalan Tengku Umar, Kota Tangerang tanggal 7 Maret 2009. Andhika yang tiba sekitar pukul 09.00 WIB ketika tiba langsung diinterogasi petugas Panwaslu disebuah ruangan di Kantor Panwaslu dengan ruangan tertutup.
Wartawan yang meliput tidak diperkenanankan untuk masuk karena sifatnya tertutup. Sekitar pukul 10.30 WIB, Andhika yang mengenakan kemeja hitam bergaris-garis putih itu pun akhirnya keluar. Ketika ditanya wartawan, Andhika hanya menjawab dirinya datang memenuhi undangan Panwaslu Kota Tangerang untuk bersilatuhrahmi.
"Saya memberikan klarifikasi, bahwa tidak benar saya melakukan kampanye terselubung di gereja. Itu bukan gereja melainkan ruko," paparnya kepada wartawan.
Ketua Panwaslu Kota Tangerang Syafril Elain mengatakan, dirinya sudah menanyakan kepada pendeta pantap sibutar-butar bahwa memang itu bukan gereja. Namun dirinya belum bisa mengambil kesimpulan apakah benar Andhika tidak melakukan kampanye terselubung. "Kami masih melakukan pencarian fakta guna mendukung kebenaran laporan yang kami terima," singkatnya.
Persita Tangerang gagal membawa pulang poin dari lawatan ke markas Persebaya Surabaya pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026.
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Akhir pekan ini warga Tangerang dan sekitarnya tidak perlu bingung mencari tempat hiburan.
Baru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews