Connect With Us

Arus Balik di Tol Jakarta-Merak masih Normal

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 10 Juli 2016 | 16:27

Volume lalu lintas di Tol Jakarta-Merak saat arus balik lebaran 2016 pada H+4 atau Minggu (10/7/2016) masih normal. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANGNews.com-Volume lalu lintas di Tol Jakarta-Merak saat arus balik lebaran 2016 pada H+4 atau Minggu (10/7/2016) masih normal. Belum terlihat adanya kepadatan kendaraan yang kembali dari kampung halaman.

Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota Hasbullah AKBP mengatakan, arus lalu lintas kendaraan dari Jakarta menuju Merak dan sebaliknya melalui Pintu Tol Karang Tengah belum terjadi kepadatan.

"Sementara belum ada kepadatan yang menonjol dari semua jalur untuk Tangerang-Merak. Masih landai seperti biasa," katanya.

Berdasarkan data, kendaraan yang keluar Jakarta menuju Tangerang dan Merak lewat GT Karang Tengah pada 30 Juni sebanyak 103.920 kendaraan, 01 
Juli 88.65, 2 Juli
 104.830, 3 Juli 59.210, 4 Juli 70.352, 5 Juli 87.992, 6 Juli 80.516, 7 Juli 81.977 kendaraan.

Untuk yang masuk ke Jakarta dari Tangerang dan Merak pada 07 Juli 75.413 kendaraan, 8 Juli 63.949 dan 9 Juli 84.983.

Menurut Hasbullah, meski belum ada peningkatan yang signifikan pihaknya tetap bersiaga hingga H+7 lebaran. "Kita siagakan 8 petugas di GT Karang Tengah untuk antisipasi keamanan dan kemacetan arus mudik dan balik lebaran hingga selesai," jelasnya.

 

 

TANGSEL
Pemkot Tangsel Gandeng BSSN Cegah Kebocoran Data Warga Pengguna Tangsel One

Pemkot Tangsel Gandeng BSSN Cegah Kebocoran Data Warga Pengguna Tangsel One

Jumat, 1 Mei 2026 | 22:32

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk melakukan pengamanan data masyarakat dalam layanan Tangsel One.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

KOTA TANGERANG
Buronan Curanmor Bersenpi Asal Lampung Diringkus di Jatiuwung Tangerang

Buronan Curanmor Bersenpi Asal Lampung Diringkus di Jatiuwung Tangerang

Jumat, 1 Mei 2026 | 13:02

Komplotan spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) asal Lampung Timur yang kerap beraksi dengan menggunakan senjata api (senpi) ditangkap saat beraksi di Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill