Connect With Us

Dokter RS Mutiara Bunda Tak Bisa Bedakan Vaksin Asli dan Palsu

Dena Perdana | Jumat, 15 Juli 2016 | 17:11

RS Mutiara Bunda (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com- Salah satu dokter Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Mutiara Bunda, dr Toniman  mengaku tidak dapat membedakan mana vaksin sebenarnya dengan vaksin yang palsu.

RSIA Mutiara Bunda masuk sebagai salah satu dari empat fasilitas kesehatan yang terindikasi menggunakan vaksin palsu, menurut temuan BPOM.

"Mirip sih ya semuanya , enggak bisa dibedakan. Cuma BPOM yang bisa bedain," kata Toniman, Jumat (15/7/2016).

Selama ini, RSIA Mutiara Bunda mendapatkan vaksin dari pihak ketiga yang sudah sering menjual jenis vaksin pabrikan dengan harga murah. Beberapa kali, pihak rumah sakit juga sempat menggunakan vaksin impor.

"Kami pakai vaksin gonti-ganti. Biasanya langsung beli dari penjual, ada yang menawarkan. Paling cocok sama penjual yang terakhir sejak tahun 2014 kemarin," tutur Toniman.

Diketahui, BPOM Provinsi Banten mengambil sampel vaksin di RSIA Mutiara Bunda pada 23 Juni 2016 lalu, pihak rumah sakit tidak lagi menggunakan vaksin tersebut. Toniman memastikan, vaksin yang diduga palsu itu sudah terlebih dahulu diamankan oleh BPOM sebelum beredar ke masyarakat.

 

TANGSEL
Peringatan HPN 2026, Pers Dinilai Jadi Kunci Tangkal Hoaks dan Genjot Investasi di Tangsel

Peringatan HPN 2026, Pers Dinilai Jadi Kunci Tangkal Hoaks dan Genjot Investasi di Tangsel

Senin, 2 Februari 2026 | 21:19

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menekankan pentingnya peran pers profesional sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus penjaga ruang publik dari disrupsi digital.

NASIONAL
Tak Hanya Sedot Dana Pendidikan, Komisi X DPR Usul MBG Juga Ambil Anggaran Kesehatan dan Bansos

Tak Hanya Sedot Dana Pendidikan, Komisi X DPR Usul MBG Juga Ambil Anggaran Kesehatan dan Bansos

Senin, 2 Februari 2026 | 09:16

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian menanggapi gugatan yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi terkait penggunaan anggaran pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 untuk program makan bergizi gratis (MBG).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill