Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNews.com- Salah satu dokter Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Mutiara Bunda, dr Toniman mengaku tidak dapat membedakan mana vaksin sebenarnya dengan vaksin yang palsu.
RSIA Mutiara Bunda masuk sebagai salah satu dari empat fasilitas kesehatan yang terindikasi menggunakan vaksin palsu, menurut temuan BPOM.
"Mirip sih ya semuanya , enggak bisa dibedakan. Cuma BPOM yang bisa bedain," kata Toniman, Jumat (15/7/2016).
Selama ini, RSIA Mutiara Bunda mendapatkan vaksin dari pihak ketiga yang sudah sering menjual jenis vaksin pabrikan dengan harga murah. Beberapa kali, pihak rumah sakit juga sempat menggunakan vaksin impor.
"Kami pakai vaksin gonti-ganti. Biasanya langsung beli dari penjual, ada yang menawarkan. Paling cocok sama penjual yang terakhir sejak tahun 2014 kemarin," tutur Toniman.
Diketahui, BPOM Provinsi Banten mengambil sampel vaksin di RSIA Mutiara Bunda pada 23 Juni 2016 lalu, pihak rumah sakit tidak lagi menggunakan vaksin tersebut. Toniman memastikan, vaksin yang diduga palsu itu sudah terlebih dahulu diamankan oleh BPOM sebelum beredar ke masyarakat.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengoptimalkan kanal layanan darurat terintegrasi lewat Tangsel Siaga 112.
PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten bersama Lembaga Pelayanan dan Pengabdian Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (LPPKM FKM UI) melakukan pengukuran budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews