Connect With Us

Pasar Lingkungan Bisa Dijadikan Area Kegiatan Warga

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 12 Oktober 2016 | 22:00

Arief R Wismansyah di Acara Khitanan Massal yang digelar salah satu media lokal Tangerang . (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 

TANGERANGNews.com-Konsep pasar lingkungan yang akan dibangun di lima titik oleh Pemerintah Kota Tangerang, dapat digunakan oleh warga sebagai ruang terbuka atau kegiatan warga lainnya.

 

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kota Tangerang, Sayuti, Rabu (12/10/16). Menurutnya, bahwa konsep pasar lingkungan yang akan dibangun yakni seperti hanggar. Saat pagi hari bisa dipakai untuk perdagangan dan sorenya sebagai tempat aktifitas warga.

 

"Warga juga bisa menggunakan pasar lingkungan tersebut. Karena, aktifitas jual beli telah dibatasi waktunya sehingga lokasi tersebut bisa digunakan untuk kegiatan lainnya. Dengan begitu memiliki multifungsi," ujarnya.

 

Sayuti menjelaskan, pembangunan pasar lingkungan sendiri  dibiyai oleh APBD Kota Tangerang dengan lokasi yang digunakan milik pemerintah.  "Dengan adanya pasar lingkungan di tengah - tengah hunian warga, akan memberikan kemudahan dan menumbuhkan pasar yang sehat dan bersih," ungkapnya.

 

Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Indagkop Achmad Suhaely mengatakan, pembangunan pasar lingkungan pada tahun ini akan dilaksanakan di lima lokasi yakni Kelurahan Manis Jaya, Kelurahan Benda, Kelurahan Kunciran Undah,Kelurahan Sudimara Pinang, dan juga Larangan Utara.

 

"Ini merupakan bagian dari program penataan PKL di Kota Tangerang. Pasar Lingkungan tersebut nantinya diharapkan akan ada di setiap kelurahan," katanya saat meninjau lokasi pembangunan pasar lingkungan di Kunciran Indah.

 

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menjelaskan, pembangunan Pasar Lingkungan tersebut selain dimaksudkan untuk semakin menggerakkan perekonomian masyarakat melalui Keberadaan pasar-pasar tradisional. "Pasar lingkungan jangan terlihat kumuh dan harus membuat menarik masyarakat untuk datang,"jelasnya.

 

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

BANTEN
Pemprov Banten Dorong Elektrifikasi KRL Rangkasbitung–Merak, Investasi Capai Rp1,29 Triliun

Pemprov Banten Dorong Elektrifikasi KRL Rangkasbitung–Merak, Investasi Capai Rp1,29 Triliun

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 23:06

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mematangkan rencana percepatan elektrifikasi dan pembangunan jalur ganda (double track) kereta api relasi Rangkasbitung–Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill