Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TANGERANGNews.com-Konsep pasar lingkungan yang akan dibangun di lima titik oleh Pemerintah Kota Tangerang, dapat digunakan oleh warga sebagai ruang terbuka atau kegiatan warga lainnya.
Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kota Tangerang, Sayuti, Rabu (12/10/16). Menurutnya, bahwa konsep pasar lingkungan yang akan dibangun yakni seperti hanggar. Saat pagi hari bisa dipakai untuk perdagangan dan sorenya sebagai tempat aktifitas warga.
"Warga juga bisa menggunakan pasar lingkungan tersebut. Karena, aktifitas jual beli telah dibatasi waktunya sehingga lokasi tersebut bisa digunakan untuk kegiatan lainnya. Dengan begitu memiliki multifungsi," ujarnya.
Sayuti menjelaskan, pembangunan pasar lingkungan sendiri dibiyai oleh APBD Kota Tangerang dengan lokasi yang digunakan milik pemerintah. "Dengan adanya pasar lingkungan di tengah - tengah hunian warga, akan memberikan kemudahan dan menumbuhkan pasar yang sehat dan bersih," ungkapnya.
Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Indagkop Achmad Suhaely mengatakan, pembangunan pasar lingkungan pada tahun ini akan dilaksanakan di lima lokasi yakni Kelurahan Manis Jaya, Kelurahan Benda, Kelurahan Kunciran Undah,Kelurahan Sudimara Pinang, dan juga Larangan Utara.
"Ini merupakan bagian dari program penataan PKL di Kota Tangerang. Pasar Lingkungan tersebut nantinya diharapkan akan ada di setiap kelurahan," katanya saat meninjau lokasi pembangunan pasar lingkungan di Kunciran Indah.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menjelaskan, pembangunan Pasar Lingkungan tersebut selain dimaksudkan untuk semakin menggerakkan perekonomian masyarakat melalui Keberadaan pasar-pasar tradisional. "Pasar lingkungan jangan terlihat kumuh dan harus membuat menarik masyarakat untuk datang,"jelasnya.
Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
TODAY TAGHelita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews