Connect With Us

Wali Kota Tangerang Datangi TKP Penusukan Polisi

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 20 Oktober 2016 | 15:20

| Dibaca : 2389

Tiga orang polisi Tangerang diserang.Tampak darah berceceran di lokasi Pospolisi Lalu Lintas Cikokol, Kota Tangerang. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mendatangi lokasi penusukan polisi di Kawasan Pendidikan Cikokol, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang, Kamis (20/10/2016).

Arief datang sekitar pukul 09.40 WIB disampingi sejumlah SKPD. Nampak Arief berbincang-bincang dengan Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Irman Suhema  dan Wadirkrimum  Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan.

Seperti diketahui,sSebuah pos polisi lalu lintas yang di kawasan Pendidikan Cikokol, Kota Tangerang pada Kamis 20 Oktober 2016 sekitar pukul 07.00 WIB diserang.

Pelaku tewas ditempat setelah ditembak petugas. Sedangkan Kapolsek Tangerang Kompol Efendi memgalami luka parah setelah menjadi korban penusukan. Selain Kapolsek, dua orang anggota polisi lain juga menjadi korban.

TANGSEL
Kembali Turap Roboh di Tangsel

Kembali Turap Roboh di Tangsel

Rabu, 22 Februari 2017 | 10:00

TANGERANGNews.com-Persoalan turab roboh kembali terjadi di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel). Hujan di sana pada Selasa (21/2/2017) kemarin tidak saja membuat banjir di beberapa titik. Bahkan menimbulkan longosoran material tanah dan merobohkan turap ya

BANDARA
 351 Kg Ganja dan 3.147 Ekstasi Dimusnahkan di Bandara Soetta

351 Kg Ganja dan 3.147 Ekstasi Dimusnahkan di Bandara Soetta

Selasa, 21 Februari 2017 | 19:00

TANGERANGNews.com-Sebanyak 351 Kg ganja dan 3.147 ekstasi dimusnahkan Direktorat Narkoba Mabes Polri, Selasa (21/2/2017)di Garbage Plant Bandara Soekarnp Hatta.

SPORT
Lebih Baik Olahraga di Pagi Hari Atau Sore?

Lebih Baik Olahraga di Pagi Hari Atau Sore?

Kamis, 12 Januari 2017 | 10:04

Sebenarnya, lebih efektif mana melakukan olahraga pagi atau olahraga sore?

MANCANEGARA
7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

Senin, 28 November 2016 | 19:00

Sebab, cara penyajian gurita hidup tersebut dianggap kejam. Sebenarnya bukan hanya gurita hidup, beberapa restoran dunia juga terkenal dengan penyajian hidangan yang anti-mainstream dan kontroversial. Berikut tujuh cara penyajian hidangan yang dianggap ke

"Kita tidak membutuhkan alasan untuk menolong orang lain"

Anonim