Warga Kota Tangerang Diimbau Tidak Bakar Sampah saat Kemarau, Diancam Denda Rp50 Juta
Jumat, 10 Juli 2026 | 20:20
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.
TANGERANGNews.com-Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menjenguk Kapolsek Tangerang Kompol Efendi di RS Siloam Karawaci yang menjadi korban penyerangan di Pospol Lalu Lintas Kota Tangerang, Jumat (21/10/2016).
Dia mengatakan, dirinya sangat berduka atas peristiwa yang terjadi pada pagi kemarin itu. “Saya berdua sangat mendalam atas peristiwa yang terjadi kemarin. Tiga anggota Polri yang diserang , satu diantaranya Kapolsek mengalami luka paling banyak dari dua anggota lain. Ada luka tusuk yang mengarah kepada jantung,. Alhamdulillah tidak mengenai,” ujarnya.
Dia mengatakan, Kapolsek sempat memuntahkan lima butir peluru saat terjadinya peristiwa penyerangan tersebut. Bahkan tersangka Sultan Azianzah,22, juga mendapat tembakan dari anggota lain yang membantu Kapolsek. “Tersangka mengalami luka tembak. Kapolsek sampai habis peluru sebanyak lima butir. Tersangka juga ditembak anggota lain,” katanya.
Selain Kapolsek, kata Tito, anggota yang mengalami luka cukup parah juga seorang anggota lalu lintas yang tertusuk senjata tajam seperti badik tetapi sangat tajam dan kuat. Sedangkan anggota yang ketiga sudah stabil, dan saat ini sudah dijahit lukanya. “Kita tetap bersyukur,” ujarnya. Ada pun penyebab tersangka Sultan Azianzah meninggal, menurut dia karena kehabisan darah.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.
TODAY TAGKota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.
Program sekolah gratis pada dasarnya bertujuan meringankan beban masyarakat. Akan tetapi, pelaksanaannya melibatkan berbagai sekolah dengan kondisi yang sangat beragam.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews