Connect With Us

Kapolsek Tangerang Tembaki Tersangka Penyerang Sampai Habis Peluru

Denny Bagus Irawan | Jumat, 21 Oktober 2016 | 13:00

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menjenguk Kapolsek Tangerang Kompol Efendi di RS Siloam Karawaci yang menjadi korban penyerangan di Pospol Lalu Lintas Kota Tangerang, Jumat (21/10/2016).  

Dia mengatakan, dirinya sangat berduka  atas peristiwa yang terjadi pada pagi kemarin itu. “Saya berdua sangat mendalam atas peristiwa yang terjadi kemarin. Tiga anggota Polri yang diserang , satu diantaranya Kapolsek mengalami luka paling banyak dari dua anggota lain. Ada luka tusuk yang mengarah kepada jantung,. Alhamdulillah tidak mengenai,” ujarnya.

Dia mengatakan, Kapolsek sempat memuntahkan lima butir peluru saat terjadinya peristiwa penyerangan tersebut. Bahkan tersangka Sultan Azianzah,22, juga mendapat tembakan dari anggota lain yang membantu Kapolsek. “Tersangka mengalami luka tembak. Kapolsek sampai habis peluru sebanyak lima butir. Tersangka juga ditembak anggota lain,” katanya.

Selain Kapolsek, kata Tito, anggota yang mengalami luka cukup parah juga seorang anggota lalu lintas yang tertusuk senjata tajam seperti badik tetapi sangat tajam dan kuat. Sedangkan anggota yang ketiga sudah stabil, dan saat ini sudah dijahit lukanya. “Kita tetap bersyukur,” ujarnya. Ada pun penyebab tersangka Sultan Azianzah meninggal, menurut dia karena kehabisan darah.  

BISNIS
Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.

BANTEN
PLN Ingatkan Risiko Bahaya Listrik di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem hingga Akhir Januari

PLN Ingatkan Risiko Bahaya Listrik di Tengah Ancaman Cuaca Ekstrem hingga Akhir Januari

Minggu, 25 Januari 2026 | 12:50

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Januari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill