KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNews.com-Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menjenguk Kapolsek Tangerang Kompol Efendi di RS Siloam Karawaci yang menjadi korban penyerangan di Pospol Lalu Lintas Kota Tangerang, Jumat (21/10/2016).
Dia mengatakan, dirinya sangat berduka atas peristiwa yang terjadi pada pagi kemarin itu. “Saya berdua sangat mendalam atas peristiwa yang terjadi kemarin. Tiga anggota Polri yang diserang , satu diantaranya Kapolsek mengalami luka paling banyak dari dua anggota lain. Ada luka tusuk yang mengarah kepada jantung,. Alhamdulillah tidak mengenai,” ujarnya.
Dia mengatakan, Kapolsek sempat memuntahkan lima butir peluru saat terjadinya peristiwa penyerangan tersebut. Bahkan tersangka Sultan Azianzah,22, juga mendapat tembakan dari anggota lain yang membantu Kapolsek. “Tersangka mengalami luka tembak. Kapolsek sampai habis peluru sebanyak lima butir. Tersangka juga ditembak anggota lain,” katanya.
Selain Kapolsek, kata Tito, anggota yang mengalami luka cukup parah juga seorang anggota lalu lintas yang tertusuk senjata tajam seperti badik tetapi sangat tajam dan kuat. Sedangkan anggota yang ketiga sudah stabil, dan saat ini sudah dijahit lukanya. “Kita tetap bersyukur,” ujarnya. Ada pun penyebab tersangka Sultan Azianzah meninggal, menurut dia karena kehabisan darah.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGSinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews