Connect With Us

Kematian Janggal Dafa Terkuak dari Guru-guru yang Melayat

RANGGA AGUNG ZULIANSYAH | Minggu, 23 Oktober 2016 | 16:00

| Dibaca : 5441

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Irman Sugema saat mendatangi kediaman Dafa Mustaqim. (@TangerangNews.com 2016 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNews.com-Petugas Polres Metro Tangerang menggali kematian tak wajar Dafa Mustaqim siswa kelas 1 SD di Larangan Utara 2, Kecamatan Laangan, Kota Tangerang berdasarkan keterangan dari orangtua dan guru Dafa yang melayat saat jenazah Dafa belum dikebumikan.

“Informasinya dari saksi-saksi itu, yang disampaikan (dengan barang bukti),” ujar Sugema, Minggu (23/10/2016).

Dia menerangkan, otopsi sangat dimungkinkan untuk mengetahui penyebab kematian Dafa. “Nanti kalau dibutuhkan akan kita gali (kuburan), kita lihat dari hasil dilapangan terlebih dahulu,” terangnya.

kuburan

Kapolres datang ke tempat tinggal korban mengetahui secara langsung situasi di tempat kejadian perkara. Dari rumah kontrakan milik Yanto itu, polisi membawa orang tua Dafa yakni Mustaqim dan Suyati untuk dimintai keterangan di Polsek Ciledug.  Selain itu, sejumlah barang seperti gagang sapu, baju dan tas milik Dafa turut dibawa petugas. 

Sugema menjelaskan, laporan saksi-saksi disampaikan ke Polsek Ciledug Sabtu (22/10/2016). Sementara koban sudah dimakamkan pada Kamis (20/10/2016). 

“Ini baru laporan informasi, tapi tetap tindak lanjuti. Dari kemarin kami masih bekerja, tapi masih terlalu dini untuk menyimpulkan, jadi tunggu hasil penyelidikan dulu,” katanya.

Kapolres berjanji akan berupaya berkerja secara maksimal perihal adanya laporan dari sejumlah masyarakat ke Polsek Ciledug. "Hasil semua keterangan akan kita gelar untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya," ungkapnya.

Sementara itu, menurut Lili tetangga korban, terkait beredarnya foto luka pada tubuh Dafa, menurut Lili itu berasal dari gurunya di sekolah. Mereka sempat melayat dan menunjukkan foto tersebut.

Setelah kematian Dafa, mereka langsung melaporkannya ke polisi.  “Guru-gurunya sih sempat bilang kalau Dafa suka ngeluh habis dipukul. Gurunya juga memfoto luka goresan di kepala,” katanya.

 

SPORT
Lebih Baik Olahraga di Pagi Hari Atau Sore?

Lebih Baik Olahraga di Pagi Hari Atau Sore?

Kamis, 12 Januari 2017 | 10:04

Sebenarnya, lebih efektif mana melakukan olahraga pagi atau olahraga sore?

BANTEN
88.599 Warga Banten Berpotensi Kehilangan Hak Pilih

88.599 Warga Banten Berpotensi Kehilangan Hak Pilih

Sabtu, 21 Januari 2017 | 16:00

TANGERANGNews.com-Perhelatan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten yang akan dilangsungkan 15 Februari 2017 tinggal menghitung hari. Namun tidak semua warga Banten yang memiliki hak pilih bisa menggunakan hak pilihnya. Pasalnya 88.599 orang tidak t

WISATA
Menyantap 1.000 Rasa Kuliner Warisan Nusantara di Pekan Raya Indonesia

Menyantap 1.000 Rasa Kuliner Warisan Nusantara di Pekan Raya Indonesia

Sabtu, 22 Oktober 2016 | 01:00

TANGERANGNews.com-Pekan Raya Indonesia (PRI) menyuguhkan beragam kuliner warisan nusantara yang tersebar dari berbagai daerah di Indonesia. Gerai kuliner warisan nusantara ini berlangsung mulai tanggal 20 Oktober - 6 November 2016 di Hall 10, Indonesia

TOKOH
Jazuli Juwaini: Permasalahan Bangsa Momentum Kembali Pada Nilai Pancasila

Jazuli Juwaini: Permasalahan Bangsa Momentum Kembali Pada Nilai Pancasila

Jumat, 9 Desember 2016 | 12:00

TANGERANGNews.com- Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menyelenggarakan acara Sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika pada hari Senin (28/11) bertempat di TPQ Nurul Quba, jl. Musyawarah Kp. Sawah RT 04/04 Ciputat Kota Tangsel-Banten.

"Kita tidak membutuhkan alasan untuk menolong orang lain"

Anonim