Connect With Us

Kapolsek yang diserang Adik Polisi Belum Stabil Kondisinya

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 23 Oktober 2016 | 16:30

| Dibaca : 1051

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Irman Sugema saat menjenguk Kapolsek Tangerang Kompol Efendi. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Kondisi Kapolsek Tangerang Kompol Efendi mulai membaik pasca diserang oleh anggota ISIS, Sultan Azianzah, pada Kamis (20/10/2016). Kini dia masih di rawat di RS Siloam, Karawaci, berasama Iptu Bambang anggota Sabara.

 

“Dia masih di ruang ICU. Sudah membaik, siuman dan sudah bisa bicara, tapi belum stabil,” kata Kapolres Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Irman Sugema, Minggu (23/10/2016).

 

Menurut Kapolres, untuk Iptu Bambang sudah dipindah ke kamar rawat inap. Sedangkan anggota satuan lalu lintas Iptu Sukardi sudah pulang dan kembali bertugas. “Kami masih mengikuti perkembangan kondisi mereka,” katanya.

 

Untuk diketahui tiga anggota kepolisian ditikam oleh Sultan saat mengatur lalu lintas di depan Pospol Kawasan Pendidikan Cikokol, Kota Tangerang, sekitar pukul 08.00 WIB. Luka paling parah dialami oleh Kapolsek Tangerang, Kompol Efendi karena ditikam di bagian dada dekat jantung. Sultan juga diketahui adik dari dua orang kakaknya yang berstatus sebagai anggota Polri.

TANGSEL
Rizka Febriani Gadis 4 Tahun Warga Serpong Terserang Kanker Mata

Rizka Febriani Gadis 4 Tahun Warga Serpong Terserang Kanker Mata

Rabu, 29 Maret 2017 | 16:00

TANGERANGNEWS.com- Rizka Febriani , gadis kecil berusia empat tahun warga RT 04/04 Kelurahan Rawabuntu Serpong terserang penyakit kanker mata yang kini semakin membesar terus menggerogoti. Dia didiagnosa terserang kanker ganas.

TEKNO
Tren Chatbot, BBM Siap Luncurkan Tahun Ini

Tren Chatbot, BBM Siap Luncurkan Tahun Ini

Kamis, 12 Januari 2017 | 11:00

Ia percaya bahwa bot akan mendorong kemajuan besar di dunia teknologi pada tahun ini. Kondisi ini juga didukung oleh keberadaan aplikasi olah pesan yang membuat orang menghabiskan sebagian besar waktunya di ponsel mereka.

OPINI
Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Rabu, 8 Maret 2017 | 07:00

Perempuan bukan hanya sekedar pelampiasan hasrat semata, tapi juga sebagai gerbang peradaban, yang sering kali menjadi korban kekuatan patriakhi. Pada beberapa hal, perempuan sering menjadi objek eksploitasi, baik dalam rumah tangga, kantor, pabrik, jalan

"Ketika satu pintu tertutup, pintu-pintu lainnya terbuka, tetapi kita sering terlalu lama menatap dan menyesali pintu yang tertutup itu, sehingga kita tidak melihat pintu yang terbuka untuk kita."

Alexander Graham Bell