Connect With Us

Kapolsek yang diserang Adik Polisi Belum Stabil Kondisinya

RANGGA AGUNG ZULIANSYAH | Minggu, 23 Oktober 2016 | 16:30

| Dibaca : 1036

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Irman Sugema saat menjenguk Kapolsek Tangerang Kompol Efendi. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Kondisi Kapolsek Tangerang Kompol Efendi mulai membaik pasca diserang oleh anggota ISIS, Sultan Azianzah, pada Kamis (20/10/2016). Kini dia masih di rawat di RS Siloam, Karawaci, berasama Iptu Bambang anggota Sabara.

 

“Dia masih di ruang ICU. Sudah membaik, siuman dan sudah bisa bicara, tapi belum stabil,” kata Kapolres Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Irman Sugema, Minggu (23/10/2016).

 

Menurut Kapolres, untuk Iptu Bambang sudah dipindah ke kamar rawat inap. Sedangkan anggota satuan lalu lintas Iptu Sukardi sudah pulang dan kembali bertugas. “Kami masih mengikuti perkembangan kondisi mereka,” katanya.

 

Untuk diketahui tiga anggota kepolisian ditikam oleh Sultan saat mengatur lalu lintas di depan Pospol Kawasan Pendidikan Cikokol, Kota Tangerang, sekitar pukul 08.00 WIB. Luka paling parah dialami oleh Kapolsek Tangerang, Kompol Efendi karena ditikam di bagian dada dekat jantung. Sultan juga diketahui adik dari dua orang kakaknya yang berstatus sebagai anggota Polri.

SPORT
Lebih Baik Olahraga di Pagi Hari Atau Sore?

Lebih Baik Olahraga di Pagi Hari Atau Sore?

Kamis, 12 Januari 2017 | 10:04

Sebenarnya, lebih efektif mana melakukan olahraga pagi atau olahraga sore?

WISATA
Menyantap 1.000 Rasa Kuliner Warisan Nusantara di Pekan Raya Indonesia

Menyantap 1.000 Rasa Kuliner Warisan Nusantara di Pekan Raya Indonesia

Sabtu, 22 Oktober 2016 | 01:00

TANGERANGNews.com-Pekan Raya Indonesia (PRI) menyuguhkan beragam kuliner warisan nusantara yang tersebar dari berbagai daerah di Indonesia. Gerai kuliner warisan nusantara ini berlangsung mulai tanggal 20 Oktober - 6 November 2016 di Hall 10, Indonesia

MANCANEGARA
7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

Senin, 28 November 2016 | 19:00

Sebab, cara penyajian gurita hidup tersebut dianggap kejam. Sebenarnya bukan hanya gurita hidup, beberapa restoran dunia juga terkenal dengan penyajian hidangan yang anti-mainstream dan kontroversial. Berikut tujuh cara penyajian hidangan yang dianggap ke

KOTA TANGERANG
Wanita yang tewas di Hotel Tangerang diantar dengan motor asal Jakarta Timur

Wanita yang tewas di Hotel Tangerang diantar dengan motor asal Jakarta Timur

Selasa, 17 Januari 2017 | 14:00

TANGERANGNews.com-Tim penyidik dari Polres Metro Tangerang, menyatakan, Casriah, 35, datang bersama seorang pria ke kamar Hotel Flamboyan dengan membonceng motor.

"Kita tidak membutuhkan alasan untuk menolong orang lain"

Anonim