Connect With Us

Foto dari Guru Dafa Belum Jadi Bukti Kuat

Denny Bagus Irawan | Minggu, 23 Oktober 2016 | 21:00

| Dibaca : 1905

Alm Dafa Mustaqim (@TangerangNews.com 2016 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNews.com-Petugas Polres Metro Tangerang membenarkan telah mendapat satu lembar bukti foto mengenai Dafa Mustaqim yang dalam keadaan luka gores pada bagian wajahnya.  Namun, pihaknya tidak mau terburu-buru menetapkan tersangka kepada orangtua Dafa.

“Kita tidak melihat foto, kita harus melihat fisiknya langsung. Memang benar kita mendapatkan bukti dari guru, satu bukti yakni foto mengenai Dafa yang bagian wajahnya ada luka gores,” terang Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Wiji Lestanto saat dihubungi, Minggu (23/10/2016) malam.

Menurutnya, status Suyati dan Mustaqim hingga saat ini masih hanya sebagai saksi. “Belum, kan kita harus mendengar keterangan dari dokter Bidokes yang akan memeriksa mayat Dafa,” tuturnya.

Saat ditanya kapan akan melakukan otopsi, Wiji mengaku, semua tergantung hasil pemeriksaan dan alat bukti. Adapun barang bukti yang sudah dikumpulkan seperti gagang sapu, baju dan tas milik Dafa untuk bersekolah.

“Malam ini kita akan mendapatkan keterangan lebih dalam, hasilnya nanti akan menentukan apakah besok kita hubungi Tim Bidokes atau kapan. Tetapi, hal ini harus dilakukan karena laporannya kan disiksa,” tuturnya.   

Soal tak ada pengakuan dari Suyati dan Mustaqim, Kasat Reskrim mengaku, hal itu sudah biasa terjadi. “ Enggak ada pengakuan, boleh-boleh saja itu. Yang terpenting kita lihat dulu ini. Ada tidak, benar tidak pidananya. Satu lembar foto belum menjadi bukti kuat, harus melihat hasil otopsi,” tuturnya.

 

TOKOH
SOSOK : IPDA Edy Arianto, Kapospol Tanpa Cacat

SOSOK : IPDA Edy Arianto, Kapospol Tanpa Cacat

Rabu, 26 April 2017 | 13:00

TANGERANGNews.com- Disela kesibukanya dalam mengemban amanah sebagai anggota Polri. Ipda Edy Arianto tanpa henti tetap memperhatikan kebersihan lingkungan yang ada di sekitarnya.

MANCANEGARA
7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

Senin, 28 November 2016 | 19:00

Sebab, cara penyajian gurita hidup tersebut dianggap kejam. Sebenarnya bukan hanya gurita hidup, beberapa restoran dunia juga terkenal dengan penyajian hidangan yang anti-mainstream dan kontroversial. Berikut tujuh cara penyajian hidangan yang dianggap ke

KAB. TANGERANG
Bupati Tangerang: Pendidikan Pilar Pokok Bangsa

Bupati Tangerang: Pendidikan Pilar Pokok Bangsa

Kamis, 27 April 2017 | 19:00

TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar mengatakan pendidikan merupakan pilar pokok bangsa dan faktor utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena menurutnya pendidikan merupakan wahana strategis untuk mempersiapkan sumber daya m

"Jangan pernah ragu dengan potensi yang ada dalam diri kita. Cobalah lihat kupu-kupu, seandainya saja dia memiliki keraguan, maka dia akan hidup dan mati sebagai seekor ulat bulu yang hanya bisa merangkak."

Larispique Philidor