Connect With Us

Polres Tangerang Yakini Dua Kakak Sultan yang Anggota Polri Tak Terlibat

Denny Bagus Irawan | Senin, 24 Oktober 2016 | 14:00

| Dibaca : 942

Sultan Azianzah pelaku penyerang polisi. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com –Dua kakak Sultan Azianzah diyakini tak terlibat dalam motif penyerangan tiga orang anggota polisi di Pospol Lalu Lintas , Kawasan Pendidikan, Cikokol, Kota Tangerang pada Kamis 20 Oktober 2016 lalu.

"Sejauh ini, tidak ada (dugaan keterlibatan), karena sudah dari 2010 pelaku tidak tinggal dengan kakaknya. Dia sudah tinggal di tempat lain. Dari pemeriksaan-pemeriksaan, juga tidak ditemukan hal yang terkait dengan aksi pelaku," kata Wakapolres Metro Tangerang Ajun Kombes Pol,  Erwin Kurniawan, Senin (24/10/2016).

 Seperti diketahui, Sultan Azianzah pelaku penyerangan pospol itu memiliki dua orang kakak yang masing-masing bertugas di Tangerang.  

Korban dari penyerangan itu tiga polisi yang salah satunya adalah Kapolsek Tangerang Kompol Effendi. Kini Effendi masih dirawat di RS Siloam karena  mengalami luka tusuk paling parah, yakni di bagian dada dekat paru-paru.

Terkait dengan temuan peluru pada Sultan, Erwin mengatakan, memang peluru tersebut milik kedua kakak Sultan. “Karena memang dicuri. Kini kedua kakaknya sudah bekerja lagi, sudah bertugas lagi,” terangnya.

Dijelaskannya, pada tahun 2015, kedua kakak Sultan sempat menjemput adiknya di Ciamis. Belakangan baru diketahui, Sultan tergabung dalam kelompok radikal.

 

TANGSEL
Berstatus Istri orang, SP Nekat Aborsi Hasil Hubungan Gelap

Berstatus Istri orang, SP Nekat Aborsi Hasil Hubungan Gelap

Senin, 29 Mei 2017 | 19:00

TANGERANGNEWS.com-Tak kuasa menanggung aib akibat perbuatannya, SP (18) warga Pondok Cabe Ilir, Pamulang ini tega mengaborsi janin kandungannya sendiri yang baru berusia lima bulan. SP yang dibantu RK (20) pasangan gelapnya itu melakukan aborsi dengan ca

MANCANEGARA
7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

Senin, 28 November 2016 | 19:00

Sebab, cara penyajian gurita hidup tersebut dianggap kejam. Sebenarnya bukan hanya gurita hidup, beberapa restoran dunia juga terkenal dengan penyajian hidangan yang anti-mainstream dan kontroversial. Berikut tujuh cara penyajian hidangan yang dianggap ke

PROPERTI
Mahasiswa Universitas Pancasila Berkunjung ke Green Office Park 9 BSD City

Mahasiswa Universitas Pancasila Berkunjung ke Green Office Park 9 BSD City

Jumat, 28 April 2017 | 10:00

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah mahasiswa jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Pancasila Jakarta berkunjung ke salah satu proyek Sinar Mas Land yaitu Green Office Park 9 (27/4).

"Satu-satunya cara melakukan sebuah pekerjaan yang luar biasa adalah dengan mencintai apa yang sedang Anda kerjakan."

Steve Jobs