Connect With Us

Polres Tangerang Yakini Dua Kakak Sultan yang Anggota Polri Tak Terlibat

Denny Bagus Irawan | Senin, 24 Oktober 2016 | 14:00

| Dibaca : 932

Sultan Azianzah pelaku penyerang polisi. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com –Dua kakak Sultan Azianzah diyakini tak terlibat dalam motif penyerangan tiga orang anggota polisi di Pospol Lalu Lintas , Kawasan Pendidikan, Cikokol, Kota Tangerang pada Kamis 20 Oktober 2016 lalu.

"Sejauh ini, tidak ada (dugaan keterlibatan), karena sudah dari 2010 pelaku tidak tinggal dengan kakaknya. Dia sudah tinggal di tempat lain. Dari pemeriksaan-pemeriksaan, juga tidak ditemukan hal yang terkait dengan aksi pelaku," kata Wakapolres Metro Tangerang Ajun Kombes Pol,  Erwin Kurniawan, Senin (24/10/2016).

 Seperti diketahui, Sultan Azianzah pelaku penyerangan pospol itu memiliki dua orang kakak yang masing-masing bertugas di Tangerang.  

Korban dari penyerangan itu tiga polisi yang salah satunya adalah Kapolsek Tangerang Kompol Effendi. Kini Effendi masih dirawat di RS Siloam karena  mengalami luka tusuk paling parah, yakni di bagian dada dekat paru-paru.

Terkait dengan temuan peluru pada Sultan, Erwin mengatakan, memang peluru tersebut milik kedua kakak Sultan. “Karena memang dicuri. Kini kedua kakaknya sudah bekerja lagi, sudah bertugas lagi,” terangnya.

Dijelaskannya, pada tahun 2015, kedua kakak Sultan sempat menjemput adiknya di Ciamis. Belakangan baru diketahui, Sultan tergabung dalam kelompok radikal.

 

OPINI
Pentingnya Proteksi Pertanian Kabupaten Tangerang

Pentingnya Proteksi Pertanian Kabupaten Tangerang

Minggu, 12 Februari 2017 | 16:00

Dampak Konversi Lahan Pertanian Konversi lahan pertanian pada umumnya berdampak sangat besar pada bidang sosial dan ekonomi. Hal tersebut dapat terlihat salah satunya dari berubahnya fungsi lahan. Konversi lahan juga berdampak pada menurunnya porsi dan pe

BANDARA
 351 Kg Ganja dan 3.147 Ekstasi Dimusnahkan di Bandara Soetta

351 Kg Ganja dan 3.147 Ekstasi Dimusnahkan di Bandara Soetta

Selasa, 21 Februari 2017 | 19:00

TANGERANGNews.com-Sebanyak 351 Kg ganja dan 3.147 ekstasi dimusnahkan Direktorat Narkoba Mabes Polri, Selasa (21/2/2017)di Garbage Plant Bandara Soekarnp Hatta.

"Kita tidak membutuhkan alasan untuk menolong orang lain"

Anonim