Connect With Us

Polisi Pastikan Kematian Bocah di Ciledug Tak Wajar

RADEN BAGUS IRAWAN | Rabu, 26 Oktober 2016 | 14:00

| Dibaca : 2330

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Irman Sugema saat mendatangi kediaman Dafa Mustaqim. (@TangerangNews.com 2016 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNews.com-Petugas Polres Metro Tangerang menyampaikan hasil autopsi bocah tujuh tahun Dafa Mustaqim kelas 1 SDN Larangan Utara 2, Kota Tangerang bahwa kematiannya tidak wajar. Hal itu dikatakan Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Irman Sugeman .

“Hasil sementara memang ada dugaan kematiannnya tidak wajar. Jadi ada luka lebam di mata kiri dan ada benturan pada kepala bagian belakang,” ujar Kapolres, Rabu (26/10/2016).

Dia memastikan, hingga kini hasil autopsi tersebut sedang terus di dalami guna melengkapi hasil penyelidikan. “Dari Tim Dokes juga sama, terus mendalami untuk kelengkapan penyidikan,” jelasnya.

Namun, Kapolres mengakui, hingga kini Suyati ibu tiri dari Dafa masih berada di Polsek Ciledug. Saat ditanya mengenai statusnya, dia mengatakan, masih belum berstatus tersangka. “Belum menentukan (tersangka), kan ini baru satu alat bukti,” katanya.

Dalam kasus ini Sugema  menjelaskan,  berawal memang berdasarkan keterangan saksi.   “Dari awal keterangan saksi, lalu dilanjutkan hasil autopsi, selain luka di mata kiri dan kepala dibagian belakang tidak ada luka lagi,” terangnya.

Sementara itu, sejak Sabtu (22/10/2016) hingga kini  petugas Polres Metro Tangerang telah memeriksa 16 saksi. “ Termasuk guru dan tetangga. Ibunya bukan kita amankan, tetapi dia minta perlindungan takut diamuk massa,” tuturnya.

 

MANCANEGARA
7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

Senin, 28 November 2016 | 19:00

Sebab, cara penyajian gurita hidup tersebut dianggap kejam. Sebenarnya bukan hanya gurita hidup, beberapa restoran dunia juga terkenal dengan penyajian hidangan yang anti-mainstream dan kontroversial. Berikut tujuh cara penyajian hidangan yang dianggap ke

OPINI
Jangan Lagi Ada Penelantaran Anak, Negara Harus Jadi Soko Guru Ketahanan Keluarga!

Jangan Lagi Ada Penelantaran Anak, Negara Harus Jadi Soko Guru Ketahanan Keluarga!

Minggu, 15 Januari 2017 | 09:00

Baik dan buruk bangsa dimasa depan ditentukan oleh kualitas anak-anak dimasa sekarang karena anak adalah pemegang estafet kepemimpinan suatu bangsa dimasa mendatang yang akan menjadi aset yang tak ternilai harganya.

WISATA
Menyantap 1.000 Rasa Kuliner Warisan Nusantara di Pekan Raya Indonesia

Menyantap 1.000 Rasa Kuliner Warisan Nusantara di Pekan Raya Indonesia

Sabtu, 22 Oktober 2016 | 01:00

TANGERANGNews.com-Pekan Raya Indonesia (PRI) menyuguhkan beragam kuliner warisan nusantara yang tersebar dari berbagai daerah di Indonesia. Gerai kuliner warisan nusantara ini berlangsung mulai tanggal 20 Oktober - 6 November 2016 di Hall 10, Indonesia

BANTEN
88.599 Warga Banten Berpotensi Kehilangan Hak Pilih

88.599 Warga Banten Berpotensi Kehilangan Hak Pilih

Sabtu, 21 Januari 2017 | 16:00

TANGERANGNews.com-Perhelatan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten yang akan dilangsungkan 15 Februari 2017 tinggal menghitung hari. Namun tidak semua warga Banten yang memiliki hak pilih bisa menggunakan hak pilihnya. Pasalnya 88.599 orang tidak t

"Kita tidak membutuhkan alasan untuk menolong orang lain"

Anonim