Connect With Us

Duduki Ketua Golkar Tangerang, Sachrudin Tak Menampik Ingin Jadi Wali Kota

Denny Bagus Irawan | Kamis, 27 Oktober 2016 | 20:00

Sachrudin merapat ke Golkar. (@TangerangNews.com 2016 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNews.com-Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Golkar Kota Tangerang, Kamis (27/10/2016).  Dia mengakui, tak bisa menampik jika nantinya akan bertarung pada Pilkada Kota Tangerang berikutnya.

Saat ditanya apakah tujuan dirinya mencalonkan diri menjadi ketua Golkar Kota Tangerang terkait akan maju menjadi wali kota Tangerang?

“Saya sebenarnya kader Golkar dari dulu, saya kembali lagi. Ya saya mengalir saja kalau memang arahnya kesana (nyalon wali kota). Tapi enggak selalu begitu tujuannya,” katanya. Namun, menurut Sachrudin yang jelas dirinya akan membuat Golkar Kota Tangerang menjadi besar.

“Saya akan buat besar Golkar dengan melakukan program-program kegiatan yang menyentuh ke masyarakat. Saya akan bentuk pengurus dulu, “ jelasnya.

Saat ditanya apakah dia tidak sibuk dengan dua jabatan yakni menjadi Wakil Wali Kota dan Ketua Partai, dia mengaku akan dapat memisahkan antara wakil wali kota dan mengurus partai. “Kan di dalam partai saya tidak sendiri, ada pengurus. Saya bisa membagi waktunya,” terangnya.

Sedangkan soal ancaman dari Wahidin Halim agar dia mendukungnya pada Pilgub Banten, Sachrudin menganggap itu sekedar mengingatkan saja agar selalu berada dalam putusan partai.

“Tapi saya rasa bukan ancaman. Itu hanya kekhawatiran yang wajar. Tapi kita kan harus ada di atas rel,” katanya.

Seperti diketahui, Sachrudin pada Pilkada sebelumnya digandeng Arief R Wismansyah dan unggul dari lawan-lawannya.

 Arief R Wismansyah-Sachrudin pun akhirnya menjadi pasangan wali kota dan wakil wali kota Tangerang setelah sempat dianulir kepesertaannya oleh KPU Kota Tangerang yang kala itu dipimpin Syaril Elain yang kini menjadi juru bicara Wahidin Halim.

 Alasan KPU saat itu mendiskualifikasi Arief-Sachrudin salah satunya karena Sachrudin  tak mendapat izin dari Wali Kota Tangerang diera itu Wahidin Halim.

 

KOTA TANGERANG
Zona Merah! Kota Tangerang Tertinggi Kasus Curat dan Curanmor

Zona Merah! Kota Tangerang Tertinggi Kasus Curat dan Curanmor

Rabu, 1 Juli 2026 | 21:12

Polda Metro Jaya mencatat sebanyak 5.436 kasus kejahatan 3C (Curanmor, Curas, dan Curat) terjadi di ibu kota dan sekitarnya, sepanjang Januari–Juni 2026.

TANGSEL
75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

Selasa, 30 Juni 2026 | 16:43

Sebanyak 75 anak usia dini dari keluarga berpenghasilan rendah di kawasan BSD City dan sekitarnya resmi dinyatakan lulus dari program Pembinaan Anak Usia Dini dan Parenting (PASP) Do & Learn Angkatan XII.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill