ITTS Jadi Kampus Pertama di Asia Tenggara yang Masuk Ekosistem WordPress Credits
Kamis, 17 September 2026 | 18:01
Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) menorehkan pencapaian membanggakan di kancah pendidikan tinggi internasional.
TANGERANGNews.com-Pemerintah Kota Tangerang menjalin kerja sama dengan TNI terkait pengembangan kapasitas aparatur di Lingkup Pemerintah Kota Tangerang. Kerja sama tersebut dimaksudkan selain untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai sekaligus untuk meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat.
Program ini diawali dengan dikirimnya 50 pegawai di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Cikarang) untuk mengikuti diklat di Pusat Pendidikan Ajudan Jenderal (Pusdikajen) selama tiga hari mulai dari tanggal 26 - 28 Oktober 2016.
Wakil Wali Kota Sachrudin yang berkesempatan untuk membuka langsung diklat tersebut menyampaikan harapannya agar sekembalinya dari diklat nanti para pegawai yang menjadi peserta bisa menjadi pribadi baru yang lebih disiplin dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Mudah-mudahan melalui diklat ini bisa menambah pengetahuan, ketrampilan para peserta sekaligus memperkuat perilaku aparat yang memiliki semangat pengabdian yang tinggi dalam melayani masyarakat," paparnya, beberapa waktu lalu.
Sachrudin juga menyampaikan bahwa pelaksanaan diklat tersebut sekaligus juga sebagai sarana bagi aparat di Lingkup Pemerintah Kota Tangerang untuk menjawab tantangan akan adanya pelayanan yang profesional, efektif dan efisien.
"Karena nanti akan diajari bagaimana berlaku disiplin dan bagaimana bersikap sebagai pegawai yang profesional dan punya karakter melayani," terangnya.
"Sehingga kita bisa bersama-sama mencapai cita-cita kita untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat kita," Imbuhnya.
Selain itu, Wakil juga berharap agar para peserta juga bisa meneladani para anggota TNI yang demikian disiplin dan tegas dalam menjalankan tugasnya.
"Coba perhatikan di lingkungan diklat ini, rapi, bersih kan?, mudah-mudahan sekembalinya nanti dari sini bisa meniru dan menerapkannya di lingkungan kerja masing-masing, dan pada akhirnya mampu mewujudkan Kota Tangerang yang nyaman dan Layak Huni sebagaimana konsep Tangerang Live yang telah dicanangkan oleh Pak Wali," ucap Wakil.
Program peningkatan kapasitas aparatur yang bekerjasama langsung dengan TNI ini merupakan kali pertama dilaksanakan, meskipun dulu pernah juga dilakukan namun hanya terbatas bagi para calon pegawai atau CPNS. Sehingga tidak mengherankan bila program ini juga mendapat apresiasi dari Wali Wali Kota.
"Terimakasih buat penyelenggara dan buat para instruktur, ini suatu hal yang baru karena biasanya polanya hanya mendengarkan teori dan di dalam ruangan," Tukasnya.
Kepala Dinas Cikarang, Dafiar Eliadi menyampaikan bahwa pihaknya memang sengaja menggelar program tersebut dengan melibatkan TNI sebagai instruktur. Selain untuk meningkatkan kedisiplinan juga sebagai sarana untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan patriotisme di kalangan pegawai.
"Ini juga untuk menambah motivasi mereka, sekaligus merecharge semangat mereka sebagai abdi negara," jelasnya.
Meskipun baru hari pertama dan diguyur hujan, tampak para peserta terlihat sangat menikmati pelatihan yang dikomandoi oleh anggota TNI tersebut.
Mulai dari pejabat Ess III dan IV ikut berbaris rapi dilapangan Markas Pusdikajen bersama para staf lainnya. Sebelum kemudian dipindah ke aula untuk mengikuti upacara pembukaan yang juga dihadiri oleh Komandan Diklat Kolonel CAJ Johson, S. Sos. (ADV)
Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) menorehkan pencapaian membanggakan di kancah pendidikan tinggi internasional.
TODAY TAGUniversitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) resmi memiliki rektor definitif untuk melanjutkan estafet kepemimpinan periode 2025–2029.
PT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews