Connect With Us

Polisi akan Periksa Saksi Ahli Terkait Kematian Dafa

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 31 Oktober 2016 | 17:00

| Dibaca : 1546

SDN 2 Larangan Utara, Ciledug, Kota Tangerang tempat Almarhum Dafa Mustaqim bersekolah. Sebelum meninggal para guru melihat bagian kepala Dafa mengeluarkan darah segar. (@TangerangNews.com 2016 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNews.com-Kasus kematian Dafa Mustaqim belum menemui titik terang. Polisi akan memeriksa saksi ahli  yangsetelah temah melakukan autopsi jenazah Dafa beberapa waktu lalu.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Wiji Lestanto mengatakan, pihak kepolisian hingga saat ini belum bisa menarik kesimpulan terkait hasil autopsi yang dilakukan pada Senin, 24 Oktober 2016.

"Masih perlu pendalaman dari beberapa keterangan ahli, ahli forensik, ahli DNA maupun ahli lain yang diperlukan untuk kepentingan penyidikan," kata Wiji, Senin (31/10/2016).

Saat ini, ibu tiri Dafa bernama Yati masih berada di Maposek Ciledug. Terkait status Yati, menurut Wiji masih sebagai saksi. "Ibu tiri Dafa masih saksi," ungkapnya.

Sebelumnya Kapolres Metro Tangerang Kombes Irman Sugema mengatakan, dari autopsi yang dilakukan, polisi menemukan ada luka yang tidak wajar pada tubuh Dafa.

"Hasil sementara memang ada dugaan kematiannya tidak wajar. Jadi ada luka lebam di mata kiri dan ada benturan pada kepala bagian belakang," kata Irman Kamis (27/10/2016).

Irman menjelaskan, untuk menguatkan bukti, polisi juga sedah melakukan pemeriksaan pada 16 saksi yang mengetahui perbuatan keji ibu tiri Dafa.

"Pemeriksaan termasuk guru dan tetangga. Ibunya bukan kita amankan, tetapi dia minta perlindungan takut diamuk massa," pungkas Irman.

Sebelumnya, Dafa Mustaqim, 7, diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan ibu tirinya bernama Yati. Dugaan tersebut mencuat setelah Dafa mengaku kepada gurunya di sekolah bahwa telah dipukul ibu tirinya menggunakan sapu.

Sebelum meninggal pada Kamis, 20 Oktober 2016, Dafa sempat dibawa pihak keluarga ke Rumah Sakit Sari Asih Ciledug, namun karena keterbatasan biaya, Dafa tidak bisa mendapat perawatan di ruang Intensif Care Unit (ICU) dan akhirnya meninggal dunia.

BISNIS
Apple Bangun Pusat Riset di The Breeze BSD

Apple Bangun Pusat Riset di The Breeze BSD

Kamis, 30 Maret 2017 | 15:00

TANGERANGNEWS.com-Apple membangun pusat riset di Green Office Park, BSD City, Tangerang, Banten. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari persyaratan Pemerintah yang mewajibkan untuk pemasaran iPhone di Indonesia.

OPINI
Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Rabu, 8 Maret 2017 | 07:00

Perempuan bukan hanya sekedar pelampiasan hasrat semata, tapi juga sebagai gerbang peradaban, yang sering kali menjadi korban kekuatan patriakhi. Pada beberapa hal, perempuan sering menjadi objek eksploitasi, baik dalam rumah tangga, kantor, pabrik, jalan

BANDARA
Operasional T3 Internasional Soetta, Puluhan Konter Imigrasi dan "Autogate" Disiapkan

Operasional T3 Internasional Soetta, Puluhan Konter Imigrasi dan "Autogate" Disiapkan

Kamis, 27 April 2017 | 18:00

TANGERANGNEWS.com-Jelang operasional Terminal 3 Internasional Bandara Soekarno-Hatta pada 1 Mei 2017 mendatang, PT Angkasa Pura II menyiapkan puluhan konter imigrasi dan autogate di pintu keberangkatan maupun kedatangan. Hal itu dilakukan guna mengakomoda

PROPERTI
Rangkul UKM, Dua Factory Outlet Terbesar Buka di QBig BSD

Rangkul UKM, Dua Factory Outlet Terbesar Buka di QBig BSD

Jumat, 3 Februari 2017 | 16:00

TANGERANGNews.com-Dua factory outlet terbaru besar dan terbesar di Qbig BSD City, Tangsel, yakni Factory outlet tersebut adalah Truly premiun Outlet (TPO) dan FAMOGAL (Fashionable Moslem Gallery, mulai dibuka.

"Jangan pernah ragu dengan potensi yang ada dalam diri kita. Cobalah lihat kupu-kupu, seandainya saja dia memiliki keraguan, maka dia akan hidup dan mati sebagai seekor ulat bulu yang hanya bisa merangkak."

Larispique Philidor