Connect With Us

Tukang Urut Gadis yang diduga disiksa ibu tiri melihat badan Sania Biru-biru

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 7 November 2016 | 16:00

| Dibaca : 1449

Ilustrasi kekerasan (Istimewa / Tangerangnews)

 

TANGERANGNews.com-Sebelum tewas pada Sabtu (5/11/2016), Sania, 3, sempat dibawa ibu tirinya ke tukang urut. Sania dibawa dengan cara digendong. Namun saat diserahkan, tubuh Sania sudah tidak sadarkan diri. 

"Saya kaget, muka sama tangannya sudah biru-biru. Terutama telapak tangannya yang sudah terlihat jelas," kata Aisyah, Senin (7/11/2016). 

Menyadari ada yang tidak beres, Aisyah pun menanyakan kepada ibu tiri Sania mengenai penyebab gadis kecil itu  tidak sadarkan diri. Saat itu, ibu tiri Sania menyatakan, bahwa penyebabnya karena bercanda dengan adiknya, lalu terjatuh karena dijoroki. 

"Saya pegang nadi di tangannya, kok sudah tidak terasa. Kata anak saya, sudah jangan dipegang-pegang lagi, takut ada apa-apa. Ya sudah saya suruh saja anaknya dibawa ke rumah sakit biar dikasih oksigen," tutur Aisyah.

Akhirnya, ibu tiri yang belum diketahui namanya itu berteriak kepada tetangganya untuk meminta tolong membawa anak malang tersebut ke rumah sakit. Akhirnya Sania dibawa seorang warga dengan motor ke Rumah Sakit Bhakti Asih, di wilayah Ciledug, Kota Tangerang. 

"Enggak lama yang bawa Sania dan ibunya itu pulang lagi, saya tanya gimana keadaannya. Katanya sudah meninggal dan ibunya sempat pingsan di rumah sakit," kata Aisyah.

Sania diketahui tinggal bersama ibu tiri dan Rizal ayah kandungnya, serta dua adik saudara tirinya di sebuah kontrakan di RT 01/03, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah Kota Tangerang. Saat kejadian, ayah kandung korban sedang tak ada di rumah, hanya ada Sania dan kedua adik tirinya.

HIBURAN
Apresiasi Film Bid'ah Cinta, Ansor Banten Nonton Bareng

Apresiasi Film Bid'ah Cinta, Ansor Banten Nonton Bareng

Kamis, 16 Maret 2017 | 20:00

"Dengan film ini saya kira keberagaman pandangan keagamaan bukan lagi sebuah alat pemecah, tapi sebuah alat motivasi membangun kebersamaan," katanya, Kamis (16/3/2017).

KOTA TANGERANG
Wali Kota Tangerang 'Semprot' Gaya  Berkomunikasi Aparat Kelurahan & Kecamatan

Wali Kota Tangerang 'Semprot' Gaya Berkomunikasi Aparat Kelurahan & Kecamatan

Jumat, 28 April 2017 | 08:00

TANGERANGNEWS.com-Aparat Kelurahan dan Kecamatan 'disemprot' Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah karena gaya komunikasi dengan masyarakat yang masih kurang tepat.

KAB. TANGERANG
Bupati Tangerang: Pendidikan Pilar Pokok Bangsa

Bupati Tangerang: Pendidikan Pilar Pokok Bangsa

Kamis, 27 April 2017 | 19:00

TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar mengatakan pendidikan merupakan pilar pokok bangsa dan faktor utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena menurutnya pendidikan merupakan wahana strategis untuk mempersiapkan sumber daya m

TOKOH
SOSOK : IPDA Edy Arianto, Kapospol Tanpa Cacat

SOSOK : IPDA Edy Arianto, Kapospol Tanpa Cacat

Rabu, 26 April 2017 | 13:00

TANGERANGNews.com- Disela kesibukanya dalam mengemban amanah sebagai anggota Polri. Ipda Edy Arianto tanpa henti tetap memperhatikan kebersihan lingkungan yang ada di sekitarnya.

"Jangan pernah ragu dengan potensi yang ada dalam diri kita. Cobalah lihat kupu-kupu, seandainya saja dia memiliki keraguan, maka dia akan hidup dan mati sebagai seekor ulat bulu yang hanya bisa merangkak."

Larispique Philidor