Connect With Us

Tukang Urut Gadis yang diduga disiksa ibu tiri melihat badan Sania Biru-biru

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 7 November 2016 | 16:00

Ilustrasi kekerasan (Istimewa / Tangerangnews)

 

TANGERANGNews.com-Sebelum tewas pada Sabtu (5/11/2016), Sania, 3, sempat dibawa ibu tirinya ke tukang urut. Sania dibawa dengan cara digendong. Namun saat diserahkan, tubuh Sania sudah tidak sadarkan diri. 

"Saya kaget, muka sama tangannya sudah biru-biru. Terutama telapak tangannya yang sudah terlihat jelas," kata Aisyah, Senin (7/11/2016). 

Menyadari ada yang tidak beres, Aisyah pun menanyakan kepada ibu tiri Sania mengenai penyebab gadis kecil itu  tidak sadarkan diri. Saat itu, ibu tiri Sania menyatakan, bahwa penyebabnya karena bercanda dengan adiknya, lalu terjatuh karena dijoroki. 

"Saya pegang nadi di tangannya, kok sudah tidak terasa. Kata anak saya, sudah jangan dipegang-pegang lagi, takut ada apa-apa. Ya sudah saya suruh saja anaknya dibawa ke rumah sakit biar dikasih oksigen," tutur Aisyah.

Akhirnya, ibu tiri yang belum diketahui namanya itu berteriak kepada tetangganya untuk meminta tolong membawa anak malang tersebut ke rumah sakit. Akhirnya Sania dibawa seorang warga dengan motor ke Rumah Sakit Bhakti Asih, di wilayah Ciledug, Kota Tangerang. 

"Enggak lama yang bawa Sania dan ibunya itu pulang lagi, saya tanya gimana keadaannya. Katanya sudah meninggal dan ibunya sempat pingsan di rumah sakit," kata Aisyah.

Sania diketahui tinggal bersama ibu tiri dan Rizal ayah kandungnya, serta dua adik saudara tirinya di sebuah kontrakan di RT 01/03, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah Kota Tangerang. Saat kejadian, ayah kandung korban sedang tak ada di rumah, hanya ada Sania dan kedua adik tirinya.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

KAB. TANGERANG
Gerakan Pangan Murah Kabupaten Tangerang Kembali Hadir, Beras 5 Kg Cuma Rp24.500

Gerakan Pangan Murah Kabupaten Tangerang Kembali Hadir, Beras 5 Kg Cuma Rp24.500

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:21

Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang kembali digelar di halaman Gedung Usaha Daerah (GUD) Tigaraksa, Kamis 15 Oktober 2026.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill