Connect With Us

Kasus Kekerasan Anak di Ciledug, Tetangga Rebutan Ingin Pukuli Ibu Tiri Dafa

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 9 November 2016 | 16:00

| Dibaca : 2947

Suyati ibu tiri Dafa. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Rekonstruksi kasus kekerasan Dafa Mustakim, 7, yang tewas dianiaya ibu tiri, Suyati, di sebuah kontrakan, Kelurahan Larangan Indah, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, nyaris ricuh, Rabu (9/11/2016).

Sejumlah warga yang menyaksikan berusaha menghakimi Suyati yang baru saja ditetapkan sebagai tersangka tadi malam. Para ibu-ibu yang geram berusaha menghampiri dan meneriaki tersangka. Polisi pun akhirnya memasang garis pembatas agar tak ada warga yang mendekati lokasi reka ulang.

Saat rekostruksi, turut hadir ayah dan ibu kandung bocah malang itu. Bahkan ibu kandung korban tak kuasa menahan air mata, saat menyaksikan adegan penganiayaan tersebut hingga dia nyaris pingsan dan harus digotong menjauh dari kerumunan warga.

Dalam rekonstruksi tersebut, ada 17 adegan yang diperagakan oleh tersangka. Ada pun diantaranya ada tiga adegan inti, dimana Suyati memukul, mencolok mata korban serta membenturkan kepala Dafa ke tembok.

Akhirnya Dafa tewas setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit akibat ada retakan dibagian tengkorak kepala. 

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Wiji Lestanto mengatakan, reka ulang dibutuhkan untuk menggambarkan kejadian yang sebenarnya dan melengkapi berita acara perkara guna kepentingan persidangan.

“Total ada 17 adegan. Kami akan segera menyerahkan berkasnya ke Kejaksaan untuk segera disidang di Pengadilan,” katanya. 

Sementara Mustakim, ayah kandung korban, mengaku tidak menyangka istrinya akan melakukan kekerasan terhadap Dafa.

Mustakim yang sebagai sopir kerap berangkat pagi dan pulang malam, sehingga tidak bisa selalu memantau Dafa. Menurutnya, Suyati terlihat biasa saat di hadapannya. “Saya menyayangkan hal ini terjadi. Saya menyerahkan proses hukum ke polisi,” katanya.

 

TOKOH
Keadilan Sosial Kunci Penyelesaian Masalah Bangsa

Keadilan Sosial Kunci Penyelesaian Masalah Bangsa

Senin, 20 Maret 2017 | 12:00

TANGERANGNEWS.com- Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, mengatakan di hadapan warga Ciputat Tangerang Selatan bahwa keadilan adalah kunci dari penyelesaian permasalahan kebangsaan.

TANGSEL
Hujan deras disertai angin kencang, Pohon di Alam Sutera Tumbang

Hujan deras disertai angin kencang, Pohon di Alam Sutera Tumbang

Selasa, 28 Maret 2017 | 18:00

"Kami masih melakukan penanganan terhadap pohon tumbang yang adai di Alam Sutera itu. Mudah-mudahan bisa cepat tertangani dan kemacetan tidak bersampak luas dan tidak ada korban jiwa atau materi dari kejadian pohon tumbang tersebut," ujar AKP Lalu Hedwin

WISATA
Istana Nelayan, Restoran dengan Konsep Edukasi Alam di Tangerang

Istana Nelayan, Restoran dengan Konsep Edukasi Alam di Tangerang

Rabu, 15 Februari 2017 | 08:00

TANGERANGNews.com-Kota metropolitan seperti Tangerang saat ini sudah kekurangan ruang terbuka sebagai sarana rekreasi. Namun keterbatasan itu dimanfaatkan Istana Nelayan Resto & Cafe yang berlokasi di Jalan MH Thamrin, Kebon Nanas, Kota Tangerang, deng

AYO! TANGERANG CERDAS
Mau jadi programer Handal, daftar ke Purwadhika sekarang

Mau jadi programer Handal, daftar ke Purwadhika sekarang

Jumat, 17 Maret 2017 | 14:00

"Dengan adanya Purwadhika, mereka bisa memperkuat ekosistem smart digital city. Sekolah dibidang digital, belum lulus pun sudah dapat menghasilkan ratusan juta rupiah. Karena sudah pasti banyak proyek-proyek besar, apalagi sudah lulus bisa triliunan," kat

"Membangun kesuksesan itu dari kegagalan. Keputus-asaan dan kegagalan adalah dua batu loncatan yang paling pasti menuju kesuksesan."

Dale Carnegie