Connect With Us

Kota Tangerang Jadi Tuan Rumah OMSI 2016

Denny Bagus Irawan | Kamis, 10 November 2016 | 21:00

Presiden Jokowi membuka acara Internasional Mathematich and Science Olypiade 2016 yang diikuti 21 Negara. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Selain menjadi tuan rumah International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) 2016 Kota Tangerang juga ditunjuk untuk menjadi tuan rumah Olimpiade Matematika dan Sains Indonesia (OMSI).

Penyelenggaraan OMSI sendiri sebenarnya menjadi bagian dari IMSO yang telah dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo pas Hari Rabu Kemarin.

Pada Pelaksanaan OMSI tahun 2016 di Kota Tangerang tercatat diikuti oleh 917 peserta yang terdiri dari 467 peserta lomba Matematika, dan 450 peserta lomba sains atau IPA.

Wali Kota Arief R. Wismansyah yang hadir dan membuka gelaran OMSI 2016 yang berlokasi di Ruang Al-Amanaah gedung pusat pemerintahan kota tangerang menyampaikan harapannya agar Event OMSI bisa dijadikan sebagai sarana untuk mempererat rasa persatuan dan kesatuan dari seluruh peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

"Hari ini, kita saling mengenal dan berbagi ilmu pengetahuan dari Sabang sampai Merauke kita harus semangat membawa persatuan dan kesatuan." Ujar Wali Kota, Kamis (10/11).

Wali Kota juga menyampaikan rasa bangganya bisa menjadi tuan rumah dari dua ajang bergengsi di tingkat nasional dan internasional.

"Dalam sejarahnya hanya di Kota Tangerang, acara IMSO yang diselenggarakan setiap tahun di berbagai negara dibuka langsung oleh Presiden," Tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut tidak lupa Wali Kota juga mengucapkan selamat datang kepada semua peserta dan pendamping di Kota Tangerang.
"Kita semua disini berkompetisi, mengasah ilmu dan mudah-mudahan nanti bisa mampu mengaplikasikan ilmunya untuk membuat bangga negara tercinta Indonesia," tegas Wali Kota.

"Dan semoga nanti bisa lahir generasi yang bisa merubah daerahnya dan merubah negara kita Indonesia," Ujar Wali Kota dihadapan para peserta yang berasal dari Makasar, Jateng, Jatim, Jabodetabek, Bali, Balikpapan dan Jabar.

Acara OMSI 2016 tersebut nantinya akan akan memperebutkan 5 mendali emas, 5 perak, dan 10 perunggu dan juga akan dipilih 1 siswa terbaik dalam bidang matematika dan 1 siswa terbaik dari bidang IPA (sains).

Di akhir sambutannya Wali Kota juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan OMSI 2016.

"Saya sampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini, dan saya ucapkan selamat berkompetisi bagi para peserta," tukasnya.

 

BANTEN
Burnout Bukan Cuma Lelah Bekerja, Kenali Tanda-Tandanya Sebelum Berdampak Lebih Serius

Burnout Bukan Cuma Lelah Bekerja, Kenali Tanda-Tandanya Sebelum Berdampak Lebih Serius

Selasa, 7 Juli 2026 | 16:13

Rasa lelah setelah bekerja merupakan hal yang wajar. Namun, ketika seseorang merasa kehabisan energi, kehilangan semangat, hingga tidak mampu memulai pekerjaan meski sudah berada di depan meja kerja, kondisi tersebut bisa menjadi tanda burnout.

NASIONAL
Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Senin, 6 Juli 2026 | 12:59

Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

TEKNO
Coway Indonesia Debut di IndoBuildTech 2026, Kenalkan Pemurni Air Slim Stand Terbaru

Coway Indonesia Debut di IndoBuildTech 2026, Kenalkan Pemurni Air Slim Stand Terbaru

Selasa, 7 Juli 2026 | 11:09

PT Coway International Indonesia resmi memperkenalkan Slim Stand, produk pemurni air standing terbaru, dalam debutnya di ajang IndoBuildTech (IBT) 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill