Connect With Us

Tukang Sate Ular di Sukasari Tangerang Ditemukan Tewas

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 30 November 2016 | 14:00

Seorang tukang sate ular, Muhammad, 68, ditemukan tewas membusuk di sebuah kontrakan di RT 04/06, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Rabu (30/11/2016). (@TangerangNews.com 2016 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNews.com-Seorang tukang sate ular, Muhammad, 68, ditemukan tewas membusuk di sebuah kontrakan di RT 04/06, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Rabu (30/11/2016).

Menurut Ketua RT 04, Sahrul, korban ditemukan tewas sekitar pukul 07.00 WIB. Awalnya tetangga kontrakan korban mencium bau busuk sejak hari Senin lalu. Baunya pun semakin menyengat pada hari ini.

"Awalnya dikira bangkai tikus atau burung. Tapi dicari-cari enggak ada," katanya.

Di dalam kontrakan kumuh dan pengap yang hanya disekat oleh triplek itu, warga mencurigai kamar korban. Warga sempat memanggil korban tapi tidak ada jawaban.

"Akhirnya warga mencoba mengintip lewat ventilasi, ternyata korban dalam keadaan terlentang," katanya.

Warga sempat kesulitan saat membuka pintu kamar, karena posisis korban yang menghalangi pintu, sehingga warga membongkar pintu tersebut.

"Kondisi korban terlihat sudah membengkak dan banyak darah," katanya.

Yeni, tetangga korban mengatakan, korban sudah tinggal sendiri selama satu tahun. Dia berjualan sate ular di kawasan Cengkareng, Jakarat Barat. Korban memang kerap mengeluh sakit.

"Dia kalau kerja berangkat sore, pulang jam 1-2 pagi. Dia terakhir terlihat pada hari Minggu. Kemungkinan dia sakit dan jatuh ke lantai hingga meninggal," katanya.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Wiji Lestanto mengatakan, pihaknya belum memastikan penyebab kematian korban. "Kami masih mencari keterangan beberapa saksi dan akan melakukan autopsi untuk mencari penyebabnya," katanya.

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

KAB. TANGERANG
10.426 Warga di 9 Kecamatan Kabupaten Tangerang Masih Kebanjiran, Ini Rincian Lokasinya

10.426 Warga di 9 Kecamatan Kabupaten Tangerang Masih Kebanjiran, Ini Rincian Lokasinya

Senin, 2 Februari 2026 | 20:02

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat, sebanyak 9 kecamatan di wilayahnya masih tergenang banjir hingga hari ini.

BANTEN
Kabar Gembira! Banten Segera Gratiskan Madrasah Aliyah Swasta

Kabar Gembira! Banten Segera Gratiskan Madrasah Aliyah Swasta

Senin, 2 Februari 2026 | 20:39

Setelah biaya pendidikan tingkat SMA digratiskan di Banten, kini jenjang Madrasah Aliyah (MA) Swasta segera menyusul.

TANGSEL
Peringatan HPN 2026, Pers Dinilai Jadi Kunci Tangkal Hoaks dan Genjot Investasi di Tangsel

Peringatan HPN 2026, Pers Dinilai Jadi Kunci Tangkal Hoaks dan Genjot Investasi di Tangsel

Senin, 2 Februari 2026 | 21:19

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menekankan pentingnya peran pers profesional sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus penjaga ruang publik dari disrupsi digital.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill