Connect With Us

Bus Rapid Transit di Kota Tangerang Akhirnya Beroperasi

Denny Bagus Irawan | Kamis, 1 Desember 2016 | 11:00

BRT Kota Tangerang mulai beroperasi. (@TangerangNews.com 2016 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNews.com-Setelah sempat molor karena beberapa kali gagal lelang operator, moda transportasi masal dalam kota Bus Rapid Transit (BRT) akhirnya beroperasi di Kota Tangerang, Kamis (1/12/2016). Bus berukuran 3/4 yang diberi nama Trans Kota Tangerang ini melayani rute Poris Plawad –Jatiuwung. 

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, untuk tahap awal akan dioperasikan empat bus dahulu. Operator bus sementara dilakukan oleh Dinas Perhubungan. Jika penumpang sudah berkembang, jumlah bus yang dioperasikan akan di tambah.

“Dari 10 unit yang ada, sementara  kita uji coba empat unit dulu. Tanti 2017 akan kita tambah lagi jadi 10 unit,” katanya usai meresmikan pengoperasian BRT di Terminal Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. 

Menurut Sachruin, BRT ini merupakan upaya Pemkot Tangerang dalam rangka memenuhi harapan masyarakat dalam memberikan perbaikan layanan transportasi. Selain itu juga meminimalisir kemacetan, terutama anak-anak sekolah yang menggunakan kendaraan pribadi. 

“Kalau dibandingkan dengan Jakarta, Bandung dan Bogor, kita masih lebih baik lalu lintasnya. Tapi kita coba fasilitasi masyarakat,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Engkos Zarkasi mengatakan, BRT berkapasitas 40 penumpang dimana 20 penumpang untuk duduk dan 20 penumpang berdiri. Bus melayani koridor Poris-Jatiuwung sepanjang 17 KM pulang-pergi.

“Untuk tarif penumpang umum sekitar Rp3.000 dan pelajar Rp1.000. BRT beroperasi dari jam 5 pagi sampai 10 malam,” katanya. 

Engkos menambahkan, untuk sementara Dishub yang menjadi operator selama satu bulan, sambil menguji coba BRT. Tahun 2017, pihaknya akan melelang kembali operator untuk mengoperasikan 10 bus. “Ini kan masih soft launching jadi kita coba dulu. Kan kemarin gagal terus lelangnya,” ungkapnya.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill