Connect With Us

Salah Satu Korban Pesawat Skytruck Warga Tangsel

RANGGA AGUNG ZULIANSYAH | Minggu, 4 Desember 2016 | 17:00

| Dibaca : 661

Keluarga menunjukkan foto AKP Abdul Munir (Tangerangnews.com / Rangga)

TANGERANGNews.com-Salah satu korban kecelakaan pesawat Skytruck di perairan Senayang, Kepulauan Riau, AKP Abdul Munir merupakan warga Perum Vila Dago, Kota Tangerang Selatan.

 

Sejumlah tetangga dan rekan mulai mendatangi rumah korban, Minggu (4/12/2016). Tenda dan sejumlah bangku tengah disiapkan para tetangga untuk menjamu tamu yang datang.

 

Chairu Bustaman, adik kandung AKP Abdul Munir, menuturkan, dirinya terakhir kali bertemu korban pada minggu lalu.  "Ketemu hari sabtu kemarin, Dia nelpon saya minta diantar raket baru, karena raket miliknya patah. Dia memang hobi bulu tangkis," terangnya di rumah duka.

 

Menurutnya, pihak keluarga dihubungi pihak Kepolisian kemarin sore, bahwa pihak Polisi telah menemukan 5 jenazah dalam peristiwa tersebut, namun kelima jenazah itu belum teridentifikasi.

 

"Kami keluarga berharap Kak Munir pulang selamat, tapi kalau pun kenyataan lain, Kami keluarga Ikhlas, Kami juga minta didoakan yang terbaik untuk kakak Saya," tukas Chairu.

 

Chairu menjelaskan, kakaknya yang merupakan anak ke-dua dari empat bersaudara itu, adalah sosok panutan dalam keluarga. Selain itu, Munir yang merupakan ayah dari dua anak yakni Kayyisha Mahening prameshti, 7, dan Cessaero Shariq Alpheratz, 5, memiliki ambisi yang kuat jika ingin meraih sesuatu.

 

"Dia panutan Kita di keluarga, karena kalau sudah berkeinginan, dia itu luar biasa untuk meraihnya," katanya.

 

Untuk diketahui, AKP Abdul Munir, dinyatatan hilang bersama 12 kru dan awak kabin pesawat Skytruck yang hilang kontak, Sabtu (3/12) kemarin.- Salah satu korban kecelakaan pesawat Skytruck di perairan Senayang, Kepulauan Riau, AKP Abdul Munir merupakan warga Perum Vila Dago, Kota Tangerang Selatan.

 

Sejumlah tetangga dan rekan mulai mendatangi rumah korban, Minggu (4/12/2016). Tenda dan sejumlah bangku tengah disiapkan para tetangga untuk menjamu tamu yang datang.

 

Chairu Bustaman, adik kandung AKP Abdul Munir, menuturkan, dirinya terakhir kali bertemu korban pada minggu lalu.  "Ketemu hari sabtu kemarin, Dia nelpon saya minta diantar raket baru, karena raket miliknya patah. Dia memang hobi bulu tangkis," terangnya di rumah duka.

 

Menurutnya, pihak keluarga dihubungi pihak Kepolisian kemarin sore, bahwa pihak Polisi telah menemukan 5 jenazah dalam peristiwa tersebut, namun kelima jenazah itu belum teridentifikasi.

 

"Kami keluarga berharap Kak Munir pulang selamat, tapi kalau pun kenyataan lain, Kami keluarga Ikhlas, Kami juga minta didoakan yang terbaik untuk kakak Saya," tukas Chairu.

 

Chairu menjelaskan, kakaknya yang merupakan anak ke-dua dari empat bersaudara itu, adalah sosok panutan dalam keluarga. Selain itu, Munir yang merupakan ayah dari dua anak yakni Kayyisha Mahening prameshti, 7, dan Cessaero Shariq Alpheratz, 5, memiliki ambisi yang kuat jika ingin meraih sesuatu.

 

"Dia panutan Kita di keluarga, karena kalau sudah berkeinginan, dia itu luar biasa untuk meraihnya," katanya.

 

Untuk diketahui, AKP Abdul Munir, dinyatatan hilang bersama 12 kru dan awak kabin pesawat Skytruck yang hilang kontak, Sabtu (3/12) kemarin. 

KOTA TANGERANG
Wanita yang tewas di Hotel Tangerang diantar dengan motor asal Jakarta Timur

Wanita yang tewas di Hotel Tangerang diantar dengan motor asal Jakarta Timur

Selasa, 17 Januari 2017 | 14:00

TANGERANGNews.com-Tim penyidik dari Polres Metro Tangerang, menyatakan, Casriah, 35, datang bersama seorang pria ke kamar Hotel Flamboyan dengan membonceng motor.

SPORT
Lebih Baik Olahraga di Pagi Hari Atau Sore?

Lebih Baik Olahraga di Pagi Hari Atau Sore?

Kamis, 12 Januari 2017 | 10:04

Sebenarnya, lebih efektif mana melakukan olahraga pagi atau olahraga sore?

BISNIS
Jelang Tahun Baru 2017, Pengunjung Hotel di Tangerang Meningkat

Jelang Tahun Baru 2017, Pengunjung Hotel di Tangerang Meningkat

Rabu, 28 Desember 2016 | 19:00

TANGERANGNews.com-Menjelang pergantian tahun, sejumlah hotel yang ada di Tangerang, baik itu berbintang mau pun yang bukan mulai diserbu. Ketua Harian Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Tangerang, Oman Djumansyah menyebutkan bahwa pening

"Kita tidak membutuhkan alasan untuk menolong orang lain"

Anonim