Connect With Us

Salah Satu Korban Pesawat Skytruck Warga Tangsel

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 4 Desember 2016 | 17:00

| Dibaca : 680

Keluarga menunjukkan foto AKP Abdul Munir (Tangerangnews.com / Rangga)

TANGERANGNews.com-Salah satu korban kecelakaan pesawat Skytruck di perairan Senayang, Kepulauan Riau, AKP Abdul Munir merupakan warga Perum Vila Dago, Kota Tangerang Selatan.

 

Sejumlah tetangga dan rekan mulai mendatangi rumah korban, Minggu (4/12/2016). Tenda dan sejumlah bangku tengah disiapkan para tetangga untuk menjamu tamu yang datang.

 

Chairu Bustaman, adik kandung AKP Abdul Munir, menuturkan, dirinya terakhir kali bertemu korban pada minggu lalu.  "Ketemu hari sabtu kemarin, Dia nelpon saya minta diantar raket baru, karena raket miliknya patah. Dia memang hobi bulu tangkis," terangnya di rumah duka.

 

Menurutnya, pihak keluarga dihubungi pihak Kepolisian kemarin sore, bahwa pihak Polisi telah menemukan 5 jenazah dalam peristiwa tersebut, namun kelima jenazah itu belum teridentifikasi.

 

"Kami keluarga berharap Kak Munir pulang selamat, tapi kalau pun kenyataan lain, Kami keluarga Ikhlas, Kami juga minta didoakan yang terbaik untuk kakak Saya," tukas Chairu.

 

Chairu menjelaskan, kakaknya yang merupakan anak ke-dua dari empat bersaudara itu, adalah sosok panutan dalam keluarga. Selain itu, Munir yang merupakan ayah dari dua anak yakni Kayyisha Mahening prameshti, 7, dan Cessaero Shariq Alpheratz, 5, memiliki ambisi yang kuat jika ingin meraih sesuatu.

 

"Dia panutan Kita di keluarga, karena kalau sudah berkeinginan, dia itu luar biasa untuk meraihnya," katanya.

 

Untuk diketahui, AKP Abdul Munir, dinyatatan hilang bersama 12 kru dan awak kabin pesawat Skytruck yang hilang kontak, Sabtu (3/12) kemarin.- Salah satu korban kecelakaan pesawat Skytruck di perairan Senayang, Kepulauan Riau, AKP Abdul Munir merupakan warga Perum Vila Dago, Kota Tangerang Selatan.

 

Sejumlah tetangga dan rekan mulai mendatangi rumah korban, Minggu (4/12/2016). Tenda dan sejumlah bangku tengah disiapkan para tetangga untuk menjamu tamu yang datang.

 

Chairu Bustaman, adik kandung AKP Abdul Munir, menuturkan, dirinya terakhir kali bertemu korban pada minggu lalu.  "Ketemu hari sabtu kemarin, Dia nelpon saya minta diantar raket baru, karena raket miliknya patah. Dia memang hobi bulu tangkis," terangnya di rumah duka.

 

Menurutnya, pihak keluarga dihubungi pihak Kepolisian kemarin sore, bahwa pihak Polisi telah menemukan 5 jenazah dalam peristiwa tersebut, namun kelima jenazah itu belum teridentifikasi.

 

"Kami keluarga berharap Kak Munir pulang selamat, tapi kalau pun kenyataan lain, Kami keluarga Ikhlas, Kami juga minta didoakan yang terbaik untuk kakak Saya," tukas Chairu.

 

Chairu menjelaskan, kakaknya yang merupakan anak ke-dua dari empat bersaudara itu, adalah sosok panutan dalam keluarga. Selain itu, Munir yang merupakan ayah dari dua anak yakni Kayyisha Mahening prameshti, 7, dan Cessaero Shariq Alpheratz, 5, memiliki ambisi yang kuat jika ingin meraih sesuatu.

 

"Dia panutan Kita di keluarga, karena kalau sudah berkeinginan, dia itu luar biasa untuk meraihnya," katanya.

 

Untuk diketahui, AKP Abdul Munir, dinyatatan hilang bersama 12 kru dan awak kabin pesawat Skytruck yang hilang kontak, Sabtu (3/12) kemarin. 

TOKOH
Mengenal Lebih dalam Mayjen TNI (Purn) TB Hasanudin

Mengenal Lebih dalam Mayjen TNI (Purn) TB Hasanudin

Minggu, 22 Januari 2017 | 05:00

TANGERANGNews.com-Di sela-sela kesibukannya sebagai Ketua Tim Pemenangan Internal PDI Perjuangan untuk pasangan Rano-Embay, Mayjen TNI (Pur) Tubagus Hasanudin selalu menyempatkan waktu untuk beranjangsana mengunjungi sejumlah kyai dan ulama yang ada di Ba

OPINI
Pentingnya Proteksi Pertanian Kabupaten Tangerang

Pentingnya Proteksi Pertanian Kabupaten Tangerang

Minggu, 12 Februari 2017 | 16:00

Dampak Konversi Lahan Pertanian Konversi lahan pertanian pada umumnya berdampak sangat besar pada bidang sosial dan ekonomi. Hal tersebut dapat terlihat salah satunya dari berubahnya fungsi lahan. Konversi lahan juga berdampak pada menurunnya porsi dan pe

"Kita tidak membutuhkan alasan untuk menolong orang lain"

Anonim