Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNews.com-Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin akhirnya dilantik menjadi Ketua DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Tangerang di Hotel Allium, Kamis (8/12/2016). Dia pun mengaku akan meneruskan program-program kepengurusan lama yang sebelumnya telah diperjuangkan.
"Kita langsung melanjutkan konsolidasi untuk merapatkan barisan dan melaksanakan agenda politik, karena di depan mata kita ada Pilgub 2017 yang tinggal dua bulan lagi, ini menjadi tugas kita bersama untuk menguatkan barisan. Selain Pilgub kita juga harus menghadapi Pilkada Kota Tangerang, Pileg serta Pilpres di 2019," ujarnya.
Sementara itu Ketua DPD I Partai Golkar Ratu Tatu Chasanah berharap agar partai Golkar di bawah kepemimpinan baru bisa berjalan lebih baik lagi, serta dapat melanjutkan program-program yang telah berjalan, sehingga kekurangan yang ada dapat diperbaiki.
"Di bawah kepemimpinan H Sachrudin, agar kesolidan dapat terus dipatuhi dan jangan terbelah-belah, sehingga Golkar di Kota Tangerang dapat lebih baik lagi," ujarnya.
Selain itu, dirinya juga berharap agar tidak ada lagi faksi-faksi di dalam tubuh Partai Golkar, karena dapat menghancurkan kesolidan partai. "Saya tekankan kepada kader, ketika ada Golkar di dalam tubuh Golkar itu bisa menghancurkan partai, dan partai akan semakin kecil. Jadi kesolidan mereka menjadi kebutuhan utama untuk menyampaikan agenda politik, khususnya di Kota Tangerang," ungkapnya.
TODAY TAG-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
Salah satu kota mandiri di Tangerang, Paramount Petals dibangun dengan perencanaan matang di berbagai aspek, mulai dari lingkungan, keberlanjutan, hingga kenyamanan hidup
Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews