Connect With Us

Taman Kota Tangerang Jadi Tempat Favorit Olahraga dan Rekreasi

Rangga Agung Zuliansyah, Advertorial | Kamis, 8 Desember 2016 | 18:00

Taman-taman Kota Tangerang (Tangerangnews.com / Rangga)

TANGERANGNews.com-Taman-taman kota yang dibangun Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) telah menjadi tempat favorit warga untuk melakukan berbagai kegiatan.

 

Bagi masyarakat kota besar, ketersediaan taman tentu menjadi sarana yang sangat dibutuhkan, mengingat semakin sedikitnya ruang terbuka hijau yang tersedia. Karena itu, taman-taman yang telah disediakan Pemkot Tangerang dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dari berbagai usia.

 

Kepala Bidang Pertamanan DKP Kota Tangerang Tihar Sopian mengatakan, pembangunan taman memang intens dilakukan karena keberadaannya yang sangat diperlukan untuk menunjang kesehatan masyarakat, terlebih Kota Tangerang yang merupakan Kota Industri. Karena itu, di beberapa taman disediakan sarana olahraga outdoor seperti jogging track, lapangan dan alat fitness.

 

“Berbagai fasiltas yang disediakan ini tentunya menarik minat masyarakat untuk datang ke taman. Hal ini terlihat dari banyaknya jumlah kunjungan, terutama saat akhir pekan, rata-rata satu taman mencapai 100 orang. Banyak masyarakat yang jogging, senam atau fitness,” katanya, Kamis (8/12/2016).

 

Selain tempat olahraga, kata Tihar, taman-taman ini juga menjadi destinasi rekreasi keluarga, terutama ketika liburan sekolah. Salah satu yang paling sering dikunjungi adalah Taman Potret yang berlokasi diantara Jalan Perintis Kemerdekaan dan Jalan Jenderal Sudirman, Cikokol, Kota Tangerang. Taman tematik yang diresmikan sejak tahun 2015 ini tidak pernah kehabisan pengunjung. Masyarakat selalu datang, baik untuk bermain atau sekedar ber-selfie ria.

 

"Taman Potret memiliki luas 5000 meter persegi, dilengkapi berbagai bentuk karya seni yang bisa menjadi objek berfoto, ada juga tempat bermain anak dan fasillitas wifi gratis," katanya.

 

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Tangerang Ivan Yudianto mengatakan, saat ini jumlah ruang terbuka hijau (RTH) yang dikelola DKP mencapai 155 titik, 20 diantaranya adalah taman tematik seperti Taman Bujug Buneng, Taman Lalu Lintas, Cisadane River Promenade, Taman Akhlakul Karimah, Taman Film dan Taman Lampu.

 

"Memang sengaja tiap taman memiliki tema tersendiri agar unik dan bisa memfasilitasi berbagai minat warga. Contoh Taman Film bisa untuk nobar (nonton bareng), Taman Potret untuk pameran fotografi, Taman lalu-lintas untuk sarana belajar anak dan lain-lain," katanya.

 

Ivan mengatakan, DKP akan terus membangun taman-taman untuk menambah ruang terbuka hijau (RTH). Kota Tangerang sendiri baru  memiliki 11  persen RTH, dimana amanat UU harus mencapai 30 persen. "Tahun 2017, kita diusulkan 50 taman yang akan dibangun dengan tema lain yang lebih unik," katanya.(ADV)

TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

BISNIS
Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Senin, 22 Juni 2026 | 11:45

Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill