Beredar Spanduk Penolakan Safari Politik Jokowi di Tangerang
Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:41
Sejumlah titik di Kabupaten Tangerang mulai terpasang spanduk penolakan kedatangan mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).
TANGERANGNews.com-Pemerintah Kota Tangerang akan membangun tiga tandon air untuk mengatasi banjir di Kota Tangerang. Pembangunan tandon air tersebut telah dianggarkan dalam APBD 2017. Tandon akan dibangun di tiga lokasi dengan anggaran per lokasi sebesar Rp1,5 miliar.
Wakil Ketua II DPRD Kota Tangerang Nurhadi mengatakan, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) yang mengerjakan program tersebut tengah mencari lahan untuk lokasi pembangunan tandon. Nantinya tandon akan mengurangi beban air Kali Angke dan Ledug yang kerap menjadi penyebab banjir di Perumahan Total Persada dan Ciledug Indah.
“Memang agak sulit mencari lahannya. Sampai saat ini belum terealisasikan program itu, karena lahan belum ada,” katanya, beberapa waktu lalu.
Dia menambahkan, saat ini program penanganan banjir yang tengah berjalan adalah pembangunan turap di Perumahan Total Persada. Program ini menggunakan anggaran multiyears sebesar Rp30 miliar. “Turap ini dibangun melingkari Perumahan Total,” ungkapnya.
Sementara Kabid Sumber Daya Air pada DBMSDA Kota Tangerang M Taufik mengakui pihaknya kesulitan menari lahan untuk pembangunan tandon, terutama untuk di kawasan Total Persada, Kecamatan Periuk. “Kita sudah minta Pak Camat Periuk untuk melakukan pendekatan yang punya tanah seluas 1 hektare di kawasan itu. Kalau sudah sepakat, tahun depan bisa direalisasikan untuk bikin tandon,” katanya.
Menurut Taufik, tandon perlu dibuat sebagai tempat air transit sementara di Kali Cirarab ketika air sedang meluap. Pasalnya, turap yang ada tidak bisa lagi mencegah air masuk ke Perumahan Total. “Turap saja tidak cukup, karena di hulu kali pembangunan terus dilakukan,” ujarnya.
TODAY TAGSejumlah titik di Kabupaten Tangerang mulai terpasang spanduk penolakan kedatangan mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).
Dugaan penipuan perjalanan umrah dilaporkan ke Polres Tangerang Selatan setelah sejumlah jemaah gagal berangkat ke Tanah Suci. Salah satu korban, Dendy Pradana, melaporkan perusahaan agen travel pada Senin 24 Agustus 2026.
Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews