Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD
Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TANGERANGNews.com-Pemerintah Kota Tangerang akan membangun tiga tandon air untuk mengatasi banjir di Kota Tangerang. Pembangunan tandon air tersebut telah dianggarkan dalam APBD 2017. Tandon akan dibangun di tiga lokasi dengan anggaran per lokasi sebesar Rp1,5 miliar.
Wakil Ketua II DPRD Kota Tangerang Nurhadi mengatakan, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) yang mengerjakan program tersebut tengah mencari lahan untuk lokasi pembangunan tandon. Nantinya tandon akan mengurangi beban air Kali Angke dan Ledug yang kerap menjadi penyebab banjir di Perumahan Total Persada dan Ciledug Indah.
“Memang agak sulit mencari lahannya. Sampai saat ini belum terealisasikan program itu, karena lahan belum ada,” katanya, beberapa waktu lalu.
Dia menambahkan, saat ini program penanganan banjir yang tengah berjalan adalah pembangunan turap di Perumahan Total Persada. Program ini menggunakan anggaran multiyears sebesar Rp30 miliar. “Turap ini dibangun melingkari Perumahan Total,” ungkapnya.
Sementara Kabid Sumber Daya Air pada DBMSDA Kota Tangerang M Taufik mengakui pihaknya kesulitan menari lahan untuk pembangunan tandon, terutama untuk di kawasan Total Persada, Kecamatan Periuk. “Kita sudah minta Pak Camat Periuk untuk melakukan pendekatan yang punya tanah seluas 1 hektare di kawasan itu. Kalau sudah sepakat, tahun depan bisa direalisasikan untuk bikin tandon,” katanya.
Menurut Taufik, tandon perlu dibuat sebagai tempat air transit sementara di Kali Cirarab ketika air sedang meluap. Pasalnya, turap yang ada tidak bisa lagi mencegah air masuk ke Perumahan Total. “Turap saja tidak cukup, karena di hulu kali pembangunan terus dilakukan,” ujarnya.
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TODAY TAGSlamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
Aksi penyekapan dan ancaman pembunuhan dialami seorang pria bernama Iwan Kurniawan di kawasan Kecamatan Cibodasari, Kota Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews