Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNews.com-Pemerintah Kota Tangerang akan membangun tiga tandon air untuk mengatasi banjir di Kota Tangerang. Pembangunan tandon air tersebut telah dianggarkan dalam APBD 2017. Tandon akan dibangun di tiga lokasi dengan anggaran per lokasi sebesar Rp1,5 miliar.
Wakil Ketua II DPRD Kota Tangerang Nurhadi mengatakan, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) yang mengerjakan program tersebut tengah mencari lahan untuk lokasi pembangunan tandon. Nantinya tandon akan mengurangi beban air Kali Angke dan Ledug yang kerap menjadi penyebab banjir di Perumahan Total Persada dan Ciledug Indah.
“Memang agak sulit mencari lahannya. Sampai saat ini belum terealisasikan program itu, karena lahan belum ada,” katanya, beberapa waktu lalu.
Dia menambahkan, saat ini program penanganan banjir yang tengah berjalan adalah pembangunan turap di Perumahan Total Persada. Program ini menggunakan anggaran multiyears sebesar Rp30 miliar. “Turap ini dibangun melingkari Perumahan Total,” ungkapnya.
Sementara Kabid Sumber Daya Air pada DBMSDA Kota Tangerang M Taufik mengakui pihaknya kesulitan menari lahan untuk pembangunan tandon, terutama untuk di kawasan Total Persada, Kecamatan Periuk. “Kita sudah minta Pak Camat Periuk untuk melakukan pendekatan yang punya tanah seluas 1 hektare di kawasan itu. Kalau sudah sepakat, tahun depan bisa direalisasikan untuk bikin tandon,” katanya.
Menurut Taufik, tandon perlu dibuat sebagai tempat air transit sementara di Kali Cirarab ketika air sedang meluap. Pasalnya, turap yang ada tidak bisa lagi mencegah air masuk ke Perumahan Total. “Turap saja tidak cukup, karena di hulu kali pembangunan terus dilakukan,” ujarnya.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGKantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.
Para perumus kebijakan dengan visi menembus galaksi bimasakti menggagas kewajiban suci bagi seluruh dosen perguruan tinggi untuk memiliki kualifikasi akademik sekurang kurangnya strata tiga.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews