Connect With Us

Tugu Jam Gede Jasa di Tangerang Banjir Kritik

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 27 Desember 2016 | 12:00

Tugu Jam Gede Jasa di Tangerang Banjir Kritik (@TangerangNews.com 2016 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNews.com-Pembangunan Tugu Jam Gede Jasa  di Kota Tangerang yang menelan dana sebesar Rp1,2 miliar dikritik netizen. Mereka menilai besar anggaran untuk proyek icon Kota Tangerang itu terlalu mahal dan mubazir. 

Untuk diketahui, ‘Jam Gede Jasa’ dibangun oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Tangerang di segitiga antara Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan MH Thamrin dan Jalan Bypass Sudirman, Cikokol, Kota Tangerang.

Tugu Jam Gede Jasa ini berkonsep landmark tinggi, mencapai 17 meter dengan diameter 2 meter. Jam itu terdiri atas tiga muka, berwarna dinding abu-abu.

Kritik netizen ini dilontarkan pada kolom komentar akun Instagram About Tangerang (@abouttng) yang memposting berita tentang pembangunan ‘Jam Gede Jasa’.

“Ini mah JAM MAHAL JASA bukan JAM GEDE JASA. Daripada duit 1,2 M cuma buat dibikin jam, yg notabene ga mengubah kebiasaan orang yg suka ngaret, mending dipake buat beli telor asin untuk pejabat2 pemda. Biar pada bisulan semua!” celetuk akun @antimabuk. 

“Kenapa terkesan berlebihan yah, harga yg sangat mahal utk bangunan seperti itu. Sendainya utk pembangunan sekolah atau rumah ibadah pasti lebih bermanfaat,” ujar akun @raxzel_store.

“Mendingan dananya buat jalanan yang rusak di fly over ke arah tanah tinggi...sudah sangat meresahkan..lubang nya besar dan berbahaya,” ujar akun @barra.alfaruq.

 

TANGSEL
BPOM dan DPR RI Sidak Pasar di Tangsel, Temukan Kerupuk dan Zat Cina Mengandung Pewarna Tekstil

BPOM dan DPR RI Sidak Pasar di Tangsel, Temukan Kerupuk dan Zat Cina Mengandung Pewarna Tekstil

Rabu, 11 Maret 2026 | 22:00

Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di Pasar Modern BSD, Serpong, pada Rabu 11 Maret 2026, tim gabungan dari Komisi IX DPR RI, BPOM, dan Pemkot Tangsel menemukan sejumlah bahan pangan berbahaya yang masih beredar bebas.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

BANTEN
PLN Tambah Pasokan Listrik PT Lautan Baja Indonesia Jadi 95 MVA

PLN Tambah Pasokan Listrik PT Lautan Baja Indonesia Jadi 95 MVA

Sabtu, 14 Maret 2026 | 21:56

Seiring meningkatnya kebutuhan operasional, PT Lautan Baja Indonesia di kawasan industri Cikande, Kabupaten Serang, melakukan penyesuaian kapasitas energi untuk mendukung proses produksinya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill