Connect With Us

Wali Kota Tangerang Dituntut Revisi UMK 2010

| Senin, 7 Desember 2009 | 18:39

| Dibaca : 515152


TANGERANGNEWS-Ratusan buruh yang tergabung dalam Komite Buruh dan Aliansi Buru Kota Tangerang, Senin (7/12) berunjukrasa didepan gedung pusat pemerintah kota. Mereka nenuntut Wali Kota Tangerang H Wahidin Halim untuk merevisi Upah Minimum Kota (UMK) 2010 sebesar Rp 1.118.000 menjadi Rp 1.171.601.

Dalam aksinya, 500 buruh yang berasal dari organisasi KASBI, GASPERMINDO, FSPMI, SBSI 92, TSK-SPSI, LEM-SPSI, dan RT-MM SPS ini menilai UMK sebesar Rp 1.171.601, merupakan jumlah yang sama dengan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) berdasarkan survei Dewan Pengupahan Kota.

"UMK sekarang sangat jauh dari kebutuhan layak, sehingga dapat menyengsarakan kaum buruh. Untuk itu kami menuntut Wahidin untuk merevisinya" ungkap Koswara, kordinator aksi buruh dari KASBI.

Sebelumnya, UMK Kota Tangerang sendiri sudah disahkan Gubernur Banten Ratu Atut, 20 November 2009, setelah direkomendasi oleh Wali Kota. Dalam surat Wali Kota Tangerang kepada Gubernur Banten, dicantumkan tuntutan upah Rp 1.118.000.

Menurut Koswara, pada awal pengusulan UMK, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta Rp 1.108.000, sedangkan buruh meminta Rp 1.171.601. Karena percecokan tersebut, akhirnya Wali Kota mengambil kebijakan dengan memutuskan UMK sebesar Rp 1.118.000. Namun keputusan tersebut  membuat para buruh kecewa.

"Wali Kota telah menindas kaum buruh. karena hal itu, setiap tahun kami turun ke jalan untuk menuntut hak kami. Kami percaya dengan garis masa bisa membuat perubahan," ungkapnya.(rangga)
MANCANEGARA
Demo? Pemerintah Malaysia Siap Tangkap!

Demo? Pemerintah Malaysia Siap Tangkap!

Minggu, 30 Agustus 2015 | 12:58

TANGERANG – Kementerian Luar Negeri Malaysia sedang mengumpulkan informasi untuk memburu warga Malaysia yang berpartisipasi dalam demonstrasi Bersih 4 di luar negeri. Pemerintah menyatakan akan mengambil langkah hukum terhadap mereka karena dianggap telah

NASIONAL
Wow, Olahraga, Karaoke hingga Klab malam bebas Pajak

Wow, Olahraga, Karaoke hingga Klab malam bebas Pajak

Jumat, 21 Agustus 2015 | 08:47

Pemerintah telah memutuskan membebaskan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk delapan jenis jasa kesenian dan hiburan, khususnya olahraga.

HIBURAN
Artis Indonesia Kena Demam Go-Jek

Artis Indonesia Kena Demam Go-Jek

Minggu, 30 Agustus 2015 | 12:34

TANGERANG - Mewabahnya Go-Jek membuat masyarakat merasa nyaman dan hemat waktu. Hanya dengan mengunggah aplikasi Go-Jek di ponsel, bisa memesan dan langsung sampai di tempat tujuan tanpa harus membayar mahal.

"A pessimist sees the difficulty in every opportunity, an optimist sees the opportunity in every difficulty"

-Sir Winston Churchill-