Connect With Us

Soni & Marcel Si Bocah Terlantar Sudah Dievakuasi ke Rumah Singgah

AGES ALFATEHAH | Rabu, 4 Januari 2017 | 19:00

| Dibaca : 5574

Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Rahmat Hadis melihat Soni dan Marcel. (@TangerangNews.com 2017 / Ages Alfatehah)

 

TANGERANGNews.com-Dua bocah kakak beradik di wilayah Kota Tangerang yang terlantar, kini telah dievakuasi ke rumah singgah oleh pihak Dinas Sosial (Dinsos) setempat. Kondisi bocah malang bernama Marcel,3, beserta dengan sang kakak Soni ,14, saat ini, cukup terlihat baik. Bahkan terbilang mudah untuk diajak berkomunikasi seputar persoalan kehidupan mereka. 

Sedangkan, sang adik Marcel, beberapa kali aktif tertawa dan tersenyum saat sejumlah awak media mengabadikan gambarnya. Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Rahmat Hadis membenarkan adanya insiden dugaan terlantarnya dua bocah tersebut. Namun, kata dia, sepanjang informasi yang diperoleh pihaknya, ibu dari dua bocah malang itu, masih kerap mengunjungi mereka.

"Informasi yang kami terima, anak anak itu tinggal bersama dengan tantenya. Tapi tantenya diindikasi sedikit mengalami gangguan jiwa. Tapi disaat saat tertentu saja. Sementara ibu mereka, meninggalkan karena menikah lagi, namun masih suka datang mengunjunginya," jelasnya, Rabu (4/1/2017).

Dia menegaskan, bahwa untuk sementara waktu ini, kakak beradik ini akan tinggal dan menjadi tanggungjawab pihaknya, hingga dapat berkomunikasi dengan ibu kandung mereka nanti.

"Dan untuk tantenya, yang diindikasi mengalami sedikit gangguan jiwa, kini sedang kita bawa ke rumah sakit jiwa, untuk dilakukan pemeriksaan secara medis. Kita juga sedang berupaya agar nanti, kita dapat berkomunikasi dengan ibu kandung mereka," tegasnya.

Sementara itu, bila mendengar cerita singkat Soni, sebagai seorang kakak, dirinya cukup tegar dalam menjalani kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga dan merawat adiknya.

"Ibu pergi, sudah setahun.Tapi masih suka datang, cuma jarang jarang. Saya kerja diwarung kopi, sehari dapat sepuluh ribu. Ada tante juga di rumah," ucapnya, pelan.

Soni juga berharap agar sang ibu dapat membawa mereka untuk menjalani kehidupan bersama-sama. "Pengen ibu datang jemput dan hidup bareng-bareng," pungkasnya. 

Untuk diketahui, Soni dan Marcel tinggal di Perumahan Bugel Mas Indah Blok D2 Nomor 15, Kota Tangerang, 

Ayah mereka meninggal dunia sejak dua tahun lalu karena komplikasi penyakit. Sedangkan, sang ibu memilih untuk pergi meninggalkan mereka berdua karena telah menikah dengan pria lain. Soni merupakan anak pertama, sedangkan Marcel adalah anak keempat. Sang ibu memilih untuk membawa anak kedua dan ketiga. Soni tak mengetahui alasan sang ibu meninggalkan dia dan si bungsu. 

 

BANDARA
Wanita Seksi Asal Maroko Diamankan di Bandara Soetta

Wanita Seksi Asal Maroko Diamankan di Bandara Soetta

Kamis, 19 Januari 2017 | 17:00

TANGERANGNews.com-Empat wanita asal Maroko diamankan petugas Imigrasi Bandara Soekarno Hatta, Kota Tangerang, Kamis (19/1/2017) dini hari. Para wanita yang berparas cantik dan berpenampilan seksi ini diduga pekerja seks yang akan bekerja di tempat prost

TEKNO
Tren Chatbot, BBM Siap Luncurkan Tahun Ini

Tren Chatbot, BBM Siap Luncurkan Tahun Ini

Kamis, 12 Januari 2017 | 11:00

Ia percaya bahwa bot akan mendorong kemajuan besar di dunia teknologi pada tahun ini. Kondisi ini juga didukung oleh keberadaan aplikasi olah pesan yang membuat orang menghabiskan sebagian besar waktunya di ponsel mereka.

TOKOH
Jazuli Juwaini: Permasalahan Bangsa Momentum Kembali Pada Nilai Pancasila

Jazuli Juwaini: Permasalahan Bangsa Momentum Kembali Pada Nilai Pancasila

Jumat, 9 Desember 2016 | 12:00

TANGERANGNews.com- Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menyelenggarakan acara Sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika pada hari Senin (28/11) bertempat di TPQ Nurul Quba, jl. Musyawarah Kp. Sawah RT 04/04 Ciputat Kota Tangsel-Banten.

HIBURAN
Oon 'Project Pop' Tutup Usia Usai Tunaikan Shalat Subuh

Oon 'Project Pop' Tutup Usia Usai Tunaikan Shalat Subuh

Jumat, 13 Januari 2017 | 12:22

"Iya setelah shalat subuh," ujar Yossi , Jumat (13/1/2017).

"Kita tidak membutuhkan alasan untuk menolong orang lain"

Anonim