Connect With Us

Soni & Marcel Si Bocah Terlantar Sudah Dievakuasi ke Rumah Singgah

Agus Riyadi (GES) | Rabu, 4 Januari 2017 | 19:00

| Dibaca : 5793

Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Rahmat Hadis melihat Soni dan Marcel. (@TangerangNews.com 2017 / Ages Alfatehah)

 

TANGERANGNews.com-Dua bocah kakak beradik di wilayah Kota Tangerang yang terlantar, kini telah dievakuasi ke rumah singgah oleh pihak Dinas Sosial (Dinsos) setempat. Kondisi bocah malang bernama Marcel,3, beserta dengan sang kakak Soni ,14, saat ini, cukup terlihat baik. Bahkan terbilang mudah untuk diajak berkomunikasi seputar persoalan kehidupan mereka. 

Sedangkan, sang adik Marcel, beberapa kali aktif tertawa dan tersenyum saat sejumlah awak media mengabadikan gambarnya. Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Rahmat Hadis membenarkan adanya insiden dugaan terlantarnya dua bocah tersebut. Namun, kata dia, sepanjang informasi yang diperoleh pihaknya, ibu dari dua bocah malang itu, masih kerap mengunjungi mereka.

"Informasi yang kami terima, anak anak itu tinggal bersama dengan tantenya. Tapi tantenya diindikasi sedikit mengalami gangguan jiwa. Tapi disaat saat tertentu saja. Sementara ibu mereka, meninggalkan karena menikah lagi, namun masih suka datang mengunjunginya," jelasnya, Rabu (4/1/2017).

Dia menegaskan, bahwa untuk sementara waktu ini, kakak beradik ini akan tinggal dan menjadi tanggungjawab pihaknya, hingga dapat berkomunikasi dengan ibu kandung mereka nanti.

"Dan untuk tantenya, yang diindikasi mengalami sedikit gangguan jiwa, kini sedang kita bawa ke rumah sakit jiwa, untuk dilakukan pemeriksaan secara medis. Kita juga sedang berupaya agar nanti, kita dapat berkomunikasi dengan ibu kandung mereka," tegasnya.

Sementara itu, bila mendengar cerita singkat Soni, sebagai seorang kakak, dirinya cukup tegar dalam menjalani kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga dan merawat adiknya.

"Ibu pergi, sudah setahun.Tapi masih suka datang, cuma jarang jarang. Saya kerja diwarung kopi, sehari dapat sepuluh ribu. Ada tante juga di rumah," ucapnya, pelan.

Soni juga berharap agar sang ibu dapat membawa mereka untuk menjalani kehidupan bersama-sama. "Pengen ibu datang jemput dan hidup bareng-bareng," pungkasnya. 

Untuk diketahui, Soni dan Marcel tinggal di Perumahan Bugel Mas Indah Blok D2 Nomor 15, Kota Tangerang, 

Ayah mereka meninggal dunia sejak dua tahun lalu karena komplikasi penyakit. Sedangkan, sang ibu memilih untuk pergi meninggalkan mereka berdua karena telah menikah dengan pria lain. Soni merupakan anak pertama, sedangkan Marcel adalah anak keempat. Sang ibu memilih untuk membawa anak kedua dan ketiga. Soni tak mengetahui alasan sang ibu meninggalkan dia dan si bungsu. 

 

TANGSEL
Jelang Lebaran, Pewarta TV Tangsel Berbagi Sesama

Jelang Lebaran, Pewarta TV Tangsel Berbagi Sesama

Kamis, 22 Juni 2017 | 18:30

TANGERANGNEWS.com-Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1438 H yang tinggal menghitung hari lagi membuat berbagai pihak berlomba-lomba mencari amal kebaikan dan saling berbagi selama bulan puasa Ramadan ini. Tak terkecuali yang dilakukan para pewarta televisi Tan

KAB. TANGERANG
Banser Tangerang Turut Mengurai Kemacetan di Bitung

Banser Tangerang Turut Mengurai Kemacetan di Bitung

Kamis, 22 Juni 2017 | 19:30

TANGERANGNEWS.com-Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tangerang mendirikan Posko mudik Banser 2017 di lokasi rawan kemacetan di Jalan Raya Serang, Bitung sejak Rabu (21/6/2017).

BANTEN
Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak Dukung Elektronifikasi Jalan Tol

Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak Dukung Elektronifikasi Jalan Tol

Rabu, 21 Juni 2017 | 09:00

TANGERANGNEWS.com-PT Marga Mandalasakti dengan brand name Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak mendukung program elektronifikasi pembayaran di jalan tol yang tengah dicanangkan Pemerintah.

MANCANEGARA
7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

Senin, 28 November 2016 | 19:00

Sebab, cara penyajian gurita hidup tersebut dianggap kejam. Sebenarnya bukan hanya gurita hidup, beberapa restoran dunia juga terkenal dengan penyajian hidangan yang anti-mainstream dan kontroversial. Berikut tujuh cara penyajian hidangan yang dianggap ke

"Kita harus mencari kesempatan dalam setiap kesulitan bukannya dilumpuhkan karena memikirkan kesulitan dalam setiap kesempatan."

Walter E. Cole