Connect With Us

Kapolres Heran, Kapten Begal di Tangerang Bocah 16 Tahun

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 5 Januari 2017 | 15:00

| Dibaca : 7392

Kapten Begal di Kota Tangerang berusia 16 tahun. (@TangerangNews.com 2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNews.com-Gembong dari kelompok begal di wilayah Kota Tangerang berhasil dibekuk petugas Satuan Reskrim Polres Metro Tangerang.  Namun, petugas terkejut. Ternyata kapten dari komplotan begal yang dikenal sadis dalam melakukan aksinya itu masih dibawah umur, yakni berusia 16 tahun.  Hadiah khusus berupa timah panas yang disarangkan dalam kaki untuk ‘sang kapten’ pun dilepaskan petugas.   Keempat pelaku berinisial D, A, D, dan N.  Pelaku yang berinisial N disebut polisi sebagai kapten dari kelompok tersebut.  

“Dua pelaku berasal dari Tangerang dan dua pelaku lainnya asal Karawang. Kami tangkap pada Selasa (3/1/2017) ditempat berbeda,” ujar Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan, Kamis (5/1/2017).

Mereka bekerja secara berkelompok, kata Kapolres dan berkeliling mencari motor yang terparkir ditempat-tempat yang mungkin untuk ‘petik’.  “Jika dipergoki mereka tidak segan-segan menyakiti korban dengan senjata tajam yang disiapkan,"tuturnya.

Pihaknya sangat menyayangkan peristiwa kriminal terbilang berani itu  ternyata diketuai oleh pemuda berusia 16 tahun.  "Kami sayangkan Kapten dari aksi itu masih dibawah umur berinisial N.  Kami harapkan peran orang tua dan kita semua untuk melakukan upaya pencegahan terhadap remaja ini," ucapnya.

Dari empat tempat penangkapan berbeda, Polisi mengamankan empat sepeda motor matic yang sudah tidak memiliki plat nomor. Polisi juga masih memburu beberapa unit sepeda motor lain yang sudah dijualbelikan para tersangka.

"Berdasarkan pengakuan para pelaku melakukan aksi kejahatan ini sudah beberapa kali. Beberapa kali di Kawasan Batuceper, Kota Tangerang dan sekitarnya dan tiga kali di Karawang, Jawa Barat," katanya.

Atas perbuatan keempatnya, para pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan sangkaan pencurian dengan pemberatan yang diancam hukuman kurungan 7 tahun penjara. 

WISATA
Istana Nelayan, Restoran dengan Konsep Edukasi Alam di Tangerang

Istana Nelayan, Restoran dengan Konsep Edukasi Alam di Tangerang

Rabu, 15 Februari 2017 | 08:00

TANGERANGNews.com-Kota metropolitan seperti Tangerang saat ini sudah kekurangan ruang terbuka sebagai sarana rekreasi. Namun keterbatasan itu dimanfaatkan Istana Nelayan Resto & Cafe yang berlokasi di Jalan MH Thamrin, Kebon Nanas, Kota Tangerang, deng

BISNIS
Konsumen Alfamart : Aneh Kok Perseroan Minta Sumbangan

Konsumen Alfamart : Aneh Kok Perseroan Minta Sumbangan

Rabu, 8 Maret 2017 | 13:00

TANGERANGNews.com- Mustolih Siradj konsumen Alfamart yang kini digugat PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk menjelaskan kenapa dirinya mempertanyakan donasi yang dipungut perusahaan tersebut.

HIBURAN
Apresiasi Film Bid'ah Cinta, Ansor Banten Nonton Bareng

Apresiasi Film Bid'ah Cinta, Ansor Banten Nonton Bareng

Kamis, 16 Maret 2017 | 20:00

"Dengan film ini saya kira keberagaman pandangan keagamaan bukan lagi sebuah alat pemecah, tapi sebuah alat motivasi membangun kebersamaan," katanya, Kamis (16/3/2017).

OPINI
Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Rabu, 8 Maret 2017 | 07:00

Perempuan bukan hanya sekedar pelampiasan hasrat semata, tapi juga sebagai gerbang peradaban, yang sering kali menjadi korban kekuatan patriakhi. Pada beberapa hal, perempuan sering menjadi objek eksploitasi, baik dalam rumah tangga, kantor, pabrik, jalan

"Membangun kesuksesan itu dari kegagalan. Keputus-asaan dan kegagalan adalah dua batu loncatan yang paling pasti menuju kesuksesan."

Dale Carnegie