Connect With Us

Harga Cabai di Tangerang Tembus Rp125 ribu

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 6 Januari 2017 | 15:00

| Dibaca : 618

Harga cabai di Tangerang terus merangkak naik. (@TangerangNews.com 2017 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNews.com-Awal tahun 2017, harga komoditas cabai di pasar tradisional Kota Tangerang melinjak drastis. Hingga saat ini harga cabai rawit merah tembus di angka Rp125.000 perkilogram.

Salah satunya di Pasar Lembang, Kecamatan Ciledug. Harga cabai rawit merupakan yang paling mahal. Sebelum tahun baru, harganya masih mencapai Rp80.000-90.000 per kilogram. Namun saat ini menjadi Rp125.000 per kilogram.

Melambungnya harga cabai disusul dengan beberapa harga komoditas sayur lainnya, seperti cabai merah keriting yang menjadi Rp50.000, cabai rawit hijau Rp80.000.

Meroketnya harga sayur pada awal tahun dikeluhkan oleh sejumlah pedagang dan warga. Tingginya harga justru dinilai menambah bebah pengeluaran masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga. “Mahal banget sekarang, pengeluaran jadi bertambah,” tukas Nur, salah satu konsumen.

Harga cabai juga dikeluhkan oleh Fatmawati, pedagang makanan dan lauk pauk. Terpaksa dirinya harus mengurangi kuota pembelian cabai untuk bumbu masakan. “Kalau bahan naik, kita nggak bisa begitu saja naikin harga makanan, jadi pembelian kita kurangi,” ujarnya.

Kekhawatiran juga mulai dirasakan oleh sejumlah pedagang cabai. Tingginya harga komoditas rumah tangga ini dianggap mempengaruhi daya beli masyarakat. Para pedagang dan juga masyarakat berharap ada tindakan yang dilakukan oleh pemerinta. Pasalnya, melambungnya harga cabai semakin menyudutkan masyarakat kecil, serta dapat memicu kenaikan harga komoditas lainnya.

 “Naiknya harga cabai ini karena pengirimannya susah. Cuaca buruk menyebabkan gagal panen,” tukasnya.

TANGSEL
Bayar PBB Tangsel Bisa lewat HP dengan mobile Banking & e-Banking

Bayar PBB Tangsel Bisa lewat HP dengan mobile Banking & e-Banking

Minggu, 28 Mei 2017 | 20:00

TANGERANGNEWS.com-Sejak dilaunching produk Easy To Access (ETA) PBB pada Mei 2015 oleh Wali Kota Tangsel bersamaan dengan Launching Sensus PBB dan Pertanahan, Pemerintah Tangsel melalui Badan Pendapatan Daerah terus melakukan upaya meningkatkan target Pe

MANCANEGARA
7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

Senin, 28 November 2016 | 19:00

Sebab, cara penyajian gurita hidup tersebut dianggap kejam. Sebenarnya bukan hanya gurita hidup, beberapa restoran dunia juga terkenal dengan penyajian hidangan yang anti-mainstream dan kontroversial. Berikut tujuh cara penyajian hidangan yang dianggap ke

NASIONAL
ICW Kecam Keras Teror Terhadap Novel Baswedan

ICW Kecam Keras Teror Terhadap Novel Baswedan

Selasa, 11 April 2017 | 15:00

"Teror terhadap Novel harus dilihat sebagai ancaman terhadap agenda pemberantasan korupsi. Pasalnya, orang atau kelompok yang melakukan teror punya tujuan utama, yakni bagaimana supaya proses hukum atas kasus tertentu berhenti," katanya saat dihubungi Tan

TOKOH
SOSOK : IPDA Edy Arianto, Kapospol Tanpa Cacat

SOSOK : IPDA Edy Arianto, Kapospol Tanpa Cacat

Rabu, 26 April 2017 | 13:00

TANGERANGNews.com- Disela kesibukanya dalam mengemban amanah sebagai anggota Polri. Ipda Edy Arianto tanpa henti tetap memperhatikan kebersihan lingkungan yang ada di sekitarnya.

"Satu-satunya cara melakukan sebuah pekerjaan yang luar biasa adalah dengan mencintai apa yang sedang Anda kerjakan."

Steve Jobs