Connect With Us

Harga Cabai di Tangerang Tembus Rp125 ribu

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 6 Januari 2017 | 15:00

| Dibaca : 608

Harga cabai di Tangerang terus merangkak naik. (@TangerangNews.com 2017 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNews.com-Awal tahun 2017, harga komoditas cabai di pasar tradisional Kota Tangerang melinjak drastis. Hingga saat ini harga cabai rawit merah tembus di angka Rp125.000 perkilogram.

Salah satunya di Pasar Lembang, Kecamatan Ciledug. Harga cabai rawit merupakan yang paling mahal. Sebelum tahun baru, harganya masih mencapai Rp80.000-90.000 per kilogram. Namun saat ini menjadi Rp125.000 per kilogram.

Melambungnya harga cabai disusul dengan beberapa harga komoditas sayur lainnya, seperti cabai merah keriting yang menjadi Rp50.000, cabai rawit hijau Rp80.000.

Meroketnya harga sayur pada awal tahun dikeluhkan oleh sejumlah pedagang dan warga. Tingginya harga justru dinilai menambah bebah pengeluaran masyarakat, khususnya ibu-ibu rumah tangga. “Mahal banget sekarang, pengeluaran jadi bertambah,” tukas Nur, salah satu konsumen.

Harga cabai juga dikeluhkan oleh Fatmawati, pedagang makanan dan lauk pauk. Terpaksa dirinya harus mengurangi kuota pembelian cabai untuk bumbu masakan. “Kalau bahan naik, kita nggak bisa begitu saja naikin harga makanan, jadi pembelian kita kurangi,” ujarnya.

Kekhawatiran juga mulai dirasakan oleh sejumlah pedagang cabai. Tingginya harga komoditas rumah tangga ini dianggap mempengaruhi daya beli masyarakat. Para pedagang dan juga masyarakat berharap ada tindakan yang dilakukan oleh pemerinta. Pasalnya, melambungnya harga cabai semakin menyudutkan masyarakat kecil, serta dapat memicu kenaikan harga komoditas lainnya.

 “Naiknya harga cabai ini karena pengirimannya susah. Cuaca buruk menyebabkan gagal panen,” tukasnya.

MANCANEGARA
7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

Senin, 28 November 2016 | 19:00

Sebab, cara penyajian gurita hidup tersebut dianggap kejam. Sebenarnya bukan hanya gurita hidup, beberapa restoran dunia juga terkenal dengan penyajian hidangan yang anti-mainstream dan kontroversial. Berikut tujuh cara penyajian hidangan yang dianggap ke

TANGSEL
Hujan deras disertai angin kencang, Pohon di Alam Sutera Tumbang

Hujan deras disertai angin kencang, Pohon di Alam Sutera Tumbang

Selasa, 28 Maret 2017 | 18:00

"Kami masih melakukan penanganan terhadap pohon tumbang yang adai di Alam Sutera itu. Mudah-mudahan bisa cepat tertangani dan kemacetan tidak bersampak luas dan tidak ada korban jiwa atau materi dari kejadian pohon tumbang tersebut," ujar AKP Lalu Hedwin

OPINI
Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Rabu, 8 Maret 2017 | 07:00

Perempuan bukan hanya sekedar pelampiasan hasrat semata, tapi juga sebagai gerbang peradaban, yang sering kali menjadi korban kekuatan patriakhi. Pada beberapa hal, perempuan sering menjadi objek eksploitasi, baik dalam rumah tangga, kantor, pabrik, jalan

BANDARA
1 Mei Penerbangan Internasional di Terminal 3 Mulai Beroperasi

1 Mei Penerbangan Internasional di Terminal 3 Mulai Beroperasi

Selasa, 28 Maret 2017 | 20:00

TANGERANGNEWS.com-Penerbangan maskapai Garuda Indonesia rute internasional di Bandara Soekarno-Hatta sedang disiapkan untuk pindah, dari Terminal 2 ke Terminal 3. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan perpindahan penerbangan Internasional, Gar

"Ketika satu pintu tertutup, pintu-pintu lainnya terbuka, tetapi kita sering terlalu lama menatap dan menyesali pintu yang tertutup itu, sehingga kita tidak melihat pintu yang terbuka untuk kita."

Alexander Graham Bell