Connect With Us

Serunya Peringatan Hari Relawan PMI 2016 di Tangerang

Denny Bagus Irawan | Minggu, 8 Januari 2017 | 11:00

| Dibaca : 727

Suasana peringatan hari sukarelawan PMI 2016 yang dilaksanakan PMI Kota Tangerang di alun-alun Ahmad Yani Kota Tangerang. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Menjadi suatu kebiasaan wajib PMI Kota Tangerang dalam memperingati Hari Relawan PMI setiap tahunnya yang jatuh pada 26 Desember. Namun, karena di akhir tahun ini terjadi bencana gempa di Aceh,  membuat PMI Kota Tangerang menundanya, hingga akhirnya semalam digelar acara tersebut di Lapangan Alun-alun Ahmad Yani Kota Tangerang.

 

PMI Kota Tangerang juga mengundang relawan PMI Kabupaten Tangerang dan PMI Kota Tangsel. Bahkan, ada relawan PMI Lebak yang datang. Dalam acara yang dihadiri oleh Ketua PMI Kota Tangerang Koeswarsa beserta pengurus itu bertajuk “Membangun Kebersamaan dan Perdamaian”.  Acara dibuka dengan mendengar sambutan dari Kepala Markas PMI Kota Tangerang Mustafa Kamaludin.

Mustafa

 

Tak disangka-sangka, relawan di-era-awal PMI Kota Tangerang berdiri pun berdatangan.  Dapat ditebak, banyak sekali cerita lucu saat menjadi relawan di sebuah lokasi bencana. Tak ayal suasana yang penuh tawa dan akrab tercipta dalam acara tersebut. “Saya ini masuk menjadi anggota PMI setelah rumah saya digusur di Jakarta dan pindah ke Tangerang. Saat rumah saya digusur, saya melihat ada bendera berlambang palang merah, disitu saya sangat ingat. Betapa PMI berada digarda paling depan,” ujar Rahman.

 

Rahman juga salah seorang relawan yang ditugaskan ke Aceh pada saat bencana tsunami 2004 lalu. “Malam pertama saya enggak bisa tidur saat di sana. Kenapa, karena sekeliling tenda kami itu mayat semua. Tetapi malam berikutnya, tanpa ada mayat malah saya enggak bisa tidur,” tuturnya.

Ketua

 

Menurutnya, suka duka menjadi relawan tak bisa diukur dengan materi. Kalau hanya melihat materi, kata dia, tentunya tidak akan bisa. “Saya ke Aceh hanya dikasih Rp200 ribu. Tapi bukan itu kan yang kita cari, tetapi bagaimana kita bahu membahu dalam misi kemanusiaan,” ujarnya.

 

Sedangkan Elon seorang relawan yang mengatakan, dirinya adalah angkatan satu setengah di PMI Kota Tangerang. Elon kini menjadi pegawai di DKI Jakarta. “Saya gabung di PMI langsung ada kegiatan basic training, setelah itu ada peristiwa banjir besar di Kota Tangerang. Karena hanya ada kita-kita saja angkatan pertama, ya kita diterjunkan. Hasilnya, kita kalah gesit dengan anak kecil di lokasi,karena kita tidak melakukan sebagaimana tahapannya. Kita tercebur di sumur, karena tak bertanya, saking semangatnya,” ujarnya.

Relawan

 

Dan, tidak lupa pengalaman mistis juga selalu diceritakan dalam pengalaman para relawan. Seusai membagi cerita dan pengalaman, para relawan juga menggelar nonton bareng. Mereka menonton film berjudul ‘Pesan dari Samudra’ yang diproduksi oleh PMI bekerjasama dengan Australian Red Cross.

nonton

 

Sementara itu, Ketua PMI Kota Tangerang, Koeswarsa mengatakan, semua yang tergabung dalam PMI secara keseluruhan adalah relawan. “Sampai matanya ini semua pada hitam-hitam, atau mata panda kalau saya perhatikan. Kita semua yang ada di sini adalah relawan yang rasa keterpanggilannya karena kemanusiaan,” ujarnya.

Koeswarsa mengucapkan. “Saya dan pengurus berterima kasih kepada semua relawan yang telah mau bergabung dan mau bahu membahu. Buat saya, saya yakin sekali dan saya berdoa agar semua yang telah kita lakukan di PMI ini mendapat balasan dua kali lipat dari Tuhan YME. Amin.”     

nobar

 

   

 

PROPERTI
Rangkul UKM, Dua Factory Outlet Terbesar Buka di QBig BSD

Rangkul UKM, Dua Factory Outlet Terbesar Buka di QBig BSD

Jumat, 3 Februari 2017 | 16:00

TANGERANGNews.com-Dua factory outlet terbaru besar dan terbesar di Qbig BSD City, Tangsel, yakni Factory outlet tersebut adalah Truly premiun Outlet (TPO) dan FAMOGAL (Fashionable Moslem Gallery, mulai dibuka.

HIBURAN
Apresiasi Film Bid'ah Cinta, Ansor Banten Nonton Bareng

Apresiasi Film Bid'ah Cinta, Ansor Banten Nonton Bareng

Kamis, 16 Maret 2017 | 20:00

"Dengan film ini saya kira keberagaman pandangan keagamaan bukan lagi sebuah alat pemecah, tapi sebuah alat motivasi membangun kebersamaan," katanya, Kamis (16/3/2017).

AYO! TANGERANG CERDAS
5 Persiapan Berkunjung ke BIG Bad Wolf Book Sale di ICE BSD Tangerang

5 Persiapan Berkunjung ke BIG Bad Wolf Book Sale di ICE BSD Tangerang

Senin, 24 April 2017 | 15:00

TANGERANGNEWS.com-Pameran buku terbesar se Asia Tenggara, The Big Bad Wolf Book Sale resmi dibuka pada hari Kamis 21 April lalu. Pameran akan berlangsung hingga 2 Mei 2017 mendatang.

BANTEN
3.000 Banser Banten Ikut Apel di Jakarta

3.000 Banser Banten Ikut Apel di Jakarta

Selasa, 18 April 2017 | 10:00

"Ini adalah bentuk ke-khidmat-an Banser kepada masyarakat," katanya.

"Jangan pernah ragu dengan potensi yang ada dalam diri kita. Cobalah lihat kupu-kupu, seandainya saja dia memiliki keraguan, maka dia akan hidup dan mati sebagai seekor ulat bulu yang hanya bisa merangkak."

Larispique Philidor